Terpilih untuk Kerja dan Kuliah, Riau dan Jerman Direncanakan Teken MoU Agustus Mendatang

Rabu, 05 Juli 2023 - 20:37:25 WIB Cetak

Gubernur Syamsuar melakukan pertemuan secara virtual bersama Pemerintah Jepang.

PEKANBARU, WARTAPOROS.COM-Pemerintah Jerman membantu (memberikan beasiswa) kepada lima provinsi di Indonesia termasuk Riau untuk berkesempatan bekerja dan kuliah di negeranya. 

Kesempatan tersebut dalam rangka untuk untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia khususnya Provinsi Riau. 

Mendapatkan informasi tersebut, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku senang atas kesemapatan dan peluang yang telah diberikan Pemerintah Jerman untuk Indonesia khusunya  Provinsi Riau. 

Loading...

"Kami senang, karena ini merupakan suatu kehormatan bagi kami (Riau) apalagi program ini akan diberikan hanya untuk lima provinsi saja, itu termasuk Riau," jelas Gubernur Syamsuar saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Jerman terkait kerja dan kuliah di Jerman secara virtual di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (5/7/2023). 

Untuk itu, Gubernur Syamsuar menghimbau seluruh pelajar Riau agar memanfaatkan peluang tersebut, namun salah satu syarat yang diperlukan yakni bisa berbahasa Jerman. 

Selama mengikuti pendidikan disana, lanjut Gubri, anak-anak Riau yang kuliah di Jerman akan mendapatkan biaya pendidikan gratis, (pelajar Riau) hanya menyediakan biaya pribadi saja untuk kedihupan disana. 

kuliah di Jerman akan mendapatkan biaya pendidikan gratis, (pelajar Riau) hanya menyediakan biaya pribadi saja untuk kedihupan disana. 

Gubernur Syamsuar melihat Jerman merupakan negara maju dengan pendidikan yang baik, sehingga dia menyayangkan jika pelajar Riau tidak memanfaatkan kesempatan itu dengan baik. 

"Kami ingin anak Riau kuliah di Jerman, supaya bisa mendapatkan pendidikan terbaik," imbuhnya. 

Menurutnya, kendala yang saat ini dihadapi Riau yakni berbahasa Jerman. Namun, orang nomor satu di Riau itu akan terus berupaya mencarikan solusinya agar anak Riau bisa dengan mudah dan sesuai syarat untuk kuliah di negara industri itu. 

"Kendala kami adalah bahasa Jerman, semoga dalam waktu dekat ada kursus atau sejenisnya untuk belajar bahasa Jerman di Riau atau Indosnesia," harap Gubri. 

Sementara itu, Global Katalyst e.V Jerman, yang juga alumni Nusantra Magelang, Dodi menyebut bahwa Global Katalyst e.V Jerman  didirikan untuk membantu Indonesia utamanya dalam bidang sosial dan pendidikan. 

"Kami pada saat ini baru memberikan kesempatan untuk lima provinsi saja termasik Riau. Diharapkan jika berhasil kesempatan ini bisa diberikan kelebih banyak provinsi lagi di Indonesia dan dapat bermanfaat untuk anak negeri," pungkas Dodi. 

Untuk mempercepat prosesnya, Dodi meminta Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Jerman untuk melakukan MoU sehingga kedua belah pihak bisa memulai kinerjanya. 

Direncanakan Teken Mou Agustus Mendatang

Gubernur Riau Syamsuar menginginkan agar niat baik tersebut secepatnya bisa terealisasikan sebelum masa tugasnya berakhir di Desember 2023 mendatang. 

"Kalau bisa ini dipercepat, ya sebelum masa tugas kami selesailah (Desember 2023)," pinta Gubri saat melakukan pertemuan dengan Pemerintah Jerman terkait kerja dan kuliah di Jerman secara virtual di Hotel Aryaduta Pekanbaru, Rabu (5/7/2023). 

"Dalam rangk menjalin kerjasama atau mengirim anak Indonesia belajar ke luar negeri dibutuhkan MoU," tambahnya. 

Menanggapi hal itu, Global Katalyst e.V Jerman, yang juga alumni Nusantra Magelang, Dodi mengaku akan mengusakan MoU kedua negara terlaksana pada Agustus 2023 mendatang. 

Dodi menyebut, tidak hanya berlaku di Indonesia, MoU juga sangat penting di Jerman untuk agar bisa terlindungi (dari pencucian uang). 

"Karena masa jabatan pak gubernur sebentar lagi habis, maka kami akan percepat MoU ini pada Agustus mendatang," ujar Dodi. 

Dia berharap Pemerintah Provinsi Riau memberikan support dalam menjalankan program bidang pendidikan tersebut, dan bisa bermanfaat untuk anak-anak di Provinsi Riau. ***





Baca Juga Topik #serba serbi+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+