<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://wartaporos.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://wartaporos.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Bupati Asmar Pimpin Apel Siaga Karhutla 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Iklim Ekstrem</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6748/bupati-asmar-pimpin-apel-siaga-karhutla-2026-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-iklim-ekstrem</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Siaga Bencana Karhutla Tahun 2026 yang dipimpin langsung Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Kamis (4/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Apel siaga yang dilaksanakan bersama Polres Kepulauan Meranti itu menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak musim kemarau dan fenomena Super El Nino yang diperkirakan dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Bupati Asmar menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi kunci utama dalam mencegah dan menangani karhutla. Menurutnya, fenomena iklim ekstrem berpotensi memicu cuaca panas berkepanjangan, kekeringan, dan berkurangnya curah hujan yang dapat berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, hingga aktivitas perekonomian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan kita menghadapi tantangan iklim ekstrem dan fenomena Super El Nino yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak,” ujar Bupati Asmar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menyampaikan, Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu wilayah di Provinsi Riau yang memiliki kerentanan terhadap karhutla, sehingga langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Melalui apel siaga tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti juga melakukan pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana penanggulangan karhutla, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor agar upaya penanganan dapat berjalan cepat, tepat, dan terintegrasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Bupati Asmar mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, hingga masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan memasuki musim kemarau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih peduli terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Untuk memperkuat deteksi dan pencegahan dini, Bupati juga meminta peran aktif seluruh unsur di tingkat kecamatan dan desa, termasuk camat, lurah, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan sendiri&#45;sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang kuat dari seluruh stakeholder agar potensi bencana dapat dicegah sejak dini,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di akhir amanatnya, Bupati Asmar menginstruksikan seluruh petugas dan instansi terkait untuk tetap siaga serta memastikan seluruh peralatan penanggulangan kebakaran selalu dalam kondisi siap operasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Mari jadikan apel siaga ini sebagai momentum memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti dari ancaman karhutla. Dengan kesiapsiagaan, disiplin, dan kerja sama yang solid, kita optimistis mampu menghadapi tantangan iklim ekstrem dan melindungi masyarakat serta lingkungan,” pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 diikuti unsur Forkopimda, TNI&#45;Polri, instansi vertikal, perangkat daerah, pihak swasta, serta berbagai elemen masyarakat yang terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Kepulauan Meranti.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/66680897040-img-20260604-wa0045.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 22:23:46 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6748/bupati-asmar-pimpin-apel-siaga-karhutla-2026-perkuat-kesiapsiagaan-hadapi-ancaman-iklim-ekstrem</guid></item><item><title>Pemkab Meranti Teken Pakta Integritas SPMB 2026/2027, Tegaskan Komitmen Pendidikan Transparan dan Bebas Titipan</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6747/pemkab-meranti-teken-pakta-integritas-spmb-20262027-tegaskan-komitmen-pendidikan-transparan-dan-bebas-titipan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;PEKANBARU,WARTAPOROS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang transparan, akuntabel, berkeadilan, serta bebas dari praktik kecurangan dan intervensi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Komitmen tersebut ditunjukkan melalui penandatanganan Pakta Integritas SPMB jenjang SMA dan SMK Provinsi Riau yang dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, di Balai Serindit, Aula Gubernuran Pekanbaru, Kamis (4/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelaksanaan penerimaan peserta didik baru di daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Riau Dr. Syahrial Abdi yang mewakili Penjabat Gubernur Riau, unsur Forkopimda Provinsi Riau, Ketua DPRD Riau, Kapolda Riau, Danrem 031/Wira Bima, Ketua Komisi V DPRD Riau, Ombudsman, Kepala BPNP, Ketua LAM Riau, Ketua Dewan Pendidikan Riau, serta para bupati dan wali kota se&#45;Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Muzamil Baharudin menegaskan bahwa Pemkab Kepulauan Meranti siap mendukung penuh pelaksanaan SPMB yang objektif dan bebas dari praktik&#45;praktik yang dapat merugikan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kami berkomitmen menjaga proses SPMB yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan, serta bebas dari praktik&#45;praktik kecurangan seperti pungutan liar maupun nepotisme dengan tetap mengedepankan prinsip kejujuran dan keterbukaan,” ujar Muzamil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, pemerintah daerah akan mengawal seluruh tahapan penerimaan murid baru agar berjalan sesuai aturan dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh calon peserta didik untuk mengakses pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses SPMB untuk menjaga integritas serta tidak memberikan ruang bagi praktik manipulasi maupun pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kami ingin memastikan setiap siswa di Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengatakan bahwa penandatanganan Pakta Integritas SPMB merupakan langkah strategis dalam memastikan proses penerimaan murid baru berlangsung secara lancar, objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan liar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan siswa harus berjalan sesuai regulasi tanpa adanya praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) maupun intervensi dari pihak mana pun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“No Titip, No Jastip,” tegas Syahrial di hadapan para peserta kegiatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lebih lanjut, Syahrial menjelaskan bahwa SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 menerapkan beberapa jalur penerimaan, yakni jalur prestasi, afirmasi bagi siswa dari keluarga kurang mampu dan wilayah marginal, jalur domisili, serta jalur mutasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, seluruh jalur tersebut merupakan bagian dari sistem yang dirancang untuk memberikan akses pendidikan yang lebih luas, merata, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik di Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan kepala sekolah, operator aplikasi, hingga pengawas sekolah untuk menjaga integritas serta memastikan tidak terjadi manipulasi data dalam proses penerimaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Mari kita jadikan penandatanganan Pakta Integritas ini sebagai penguat komitmen bersama untuk menghadirkan pelaksanaan SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 yang semakin baik, semakin dipercaya masyarakat, dan mampu memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik,” pungkasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dengan adanya komitmen bersama tersebut, pelaksanaan SPMB 2026/2027 diharapkan dapat berlangsung lebih transparan, profesional, dan mampu menjawab harapan masyarakat terhadap sistem pendidikan yang adil dan berkualitas.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/8802536719-img-20260604-wa0040.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:27:35 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6747/pemkab-meranti-teken-pakta-integritas-spmb-20262027-tegaskan-komitmen-pendidikan-transparan-dan-bebas-titipan</guid></item><item><title>Polres Kepulauan Meranti Gelar Apel Siaga Karhutla, Perkuat Kesiapan Hadapi Ancaman Super El Nino 2026</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6746/polres-kepulauan-meranti-gelar-apel-siaga-karhutla-perkuat-kesiapan-hadapi-ancaman-super-el-nino-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;SELATPANJANG,WARTAPOROS.COM &#45; Polres Kepulauan Meranti menggelar Apel Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi dampak iklim ekstrem Super El Nino tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Gogok Darussalam, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kamis (4/6/2026) sore itu melibatkan unsur lintas sektoral guna memastikan kesiapan personel dan sarana penanggulangan karhutla.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Apel siaga dipimpin oleh Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar dan didampingi Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH. Turut hadir mewakili Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti, Kasubsi II Bidang Intelijen Hermawan Agung Widianto, SH, Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, SH, Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri H. Nasution, S.Sos,&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Hadir juga, perwakilan Danposal Selatpanjang Serda Bah Koko Barus, Plh Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Kepulauan Meranti Febrizon, SH, M.IP, perwakilan BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti Ardath, S.IP, Kanit SAR Selatpanjang Prima Heri Saputra, SE, para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, para Kapolsek, camat, personel TNI&#45;Polri, SAR, Damkar, Satpol PP, BPBD, serta tokoh adat dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan apel siaga tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kesiapan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat seiring masuknya musim kemarau dan fenomena Super El Nino.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi langkah nyata untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana serta koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi karhutla di wilayah Kepulauan Meranti,&quot; ujar AKBP Aldi Alfa Faroqi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pelaksanaannya, apel diawali dengan pengecekan pasukan dan pemeriksaan kesiapan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, BPBD, SAR, Satpol PP, Damkar, hingga unsur Masyarakat Peduli Api (MPA). Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Maklumat Forkopimda Provinsi Riau tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Maklumat tersebut diterima oleh Kabid Kebencanaan dan Logistik BPBD Kabupaten Kepulauan Meranti Ardath, S.IP, Kabid Operasional dan Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Kepulauan Meranti Eko Setiawan, SE, serta Camat Tebing Tinggi Barat Muhammad Nazir, S.Pd., M.Si sebagai perwakilan unsur kecamatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengingatkan bahwa fenomena Super El Nino berpotensi menyebabkan cuaca panas berkepanjangan, kekeringan, dan berkurangnya curah hujan yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap karhutla. Karena itu, seluruh stakeholder harus mengambil langkah konkret dan mengedepankan upaya pencegahan melalui sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, upaya pencegahan harus melibatkan seluruh unsur hingga ke tingkat desa, mulai dari camat, kepala desa, Kapolsek, Danramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga Masyarakat Peduli Api.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain menjadi sarana konsolidasi kekuatan, apel siaga juga bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga penanganan titik api dapat dilakukan secara cepat dan terpadu. Pemeriksaan terhadap kendaraan operasional, pompa pemadam, alat pelindung diri (APD), serta perlengkapan pendukung lainnya turut dilakukan guna memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi siap digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;AKBP Aldi Alfa Faroqi menegaskan bahwa kebakaran hutan dan lahan tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat, transportasi, hingga kesehatan akibat kabut asap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Karhutla adalah ancaman yang harus dicegah bersama. Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha dan masyarakat menjadi kunci utama agar potensi kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin,&quot; tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit pohon kepada perwakilan Masyarakat Peduli Api dari Polsek Tebing Tinggi, Polsek Tebing Tinggi Barat dan Polsek Rangsang Barat. Penyerahan bibit tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Green Policing yang digagas Polda Riau sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengecekan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla oleh pimpinan apel bersama tamu undangan guna memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Melalui apel siaga tersebut, Polres Kepulauan Meranti menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas instansi, serta mengedepankan langkah&#45;langkah pencegahan demi menjaga Kabupaten Kepulauan Meranti tetap aman dari ancaman bencana karhutla selama musim kemarau 2026.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/74562887357-img-20260604-wa0036.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 20:23:19 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6746/polres-kepulauan-meranti-gelar-apel-siaga-karhutla-perkuat-kesiapan-hadapi-ancaman-super-el-nino-2026</guid></item><item><title>Penataan Pelabuhan Darmaga Bongkar Muat  Menjadi Perhatian Utama, Perbaikan Jalan Akses Jadi Tuntutan Pengguna Jasa</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6745/penataan-pelabuhan-darmaga-bongkar-muat--menjadi-perhatian-utama-perbaikan-jalan-akses-jadi-tuntutan-pengguna-jasa</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM &#45; Penataan ulang fasilitas Pelabuhan Darmaga, bongkar muat yang berfungsi sebagai pelabuhan umum dan tempat bongkar muat barang, dinilai perlu mendapatkan perhatian serius dari pihak berwenang. Salah satu aspek paling mendesak adalah jalur lintas angkutan menuju dan dari lokasi pelabuhan, yang menurut banyak pihak harus segera ditingkatkan kualitasnya melalui pengerasan jalan (semenisasi) dan pembuatan turap atau batas jalan yang memadai. 30/05&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;GM&amp;nbsp; Pelindo Datuk Joni Hutama .M.Mtr&amp;nbsp; menyampaikan bahwa pembenahan fasilitas ini tidak bisa dilakukan sendirian, papar&amp;nbsp; General Manager (GM) Pelindo&amp;nbsp; Datuk Joni Hutama M.Mtr&amp;nbsp; menjelaskan bahwa dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan agar usulan perbaikan ini dapat diajukan dan diteruskan ke kantor pusat Pelindo. Diperlukan komunikasi yang intens dan pembahasan mendalam antara pihak Pemerintah Daerah dan manajemen Pelindo agar rencana ini dapat terwujud.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kondisi fasilitas dan jalan akses yang rusak saat ini menimbulkan keresahan di kalangan pengguna jasa. Jalan yang berlubang dan tidak rata dirasakan sangat mengganggu kelancaran aktivitas bongkar muat, serta berisiko tinggi menyebabkan kerusakan pada kendaraan yang melintas. AC Seorang pengusaha yang beraktivitas di pelabuhan milik Pelindo tersebut mengungkapkan bahwa perbaikan sudah seharusnya segera dilakukan. Ia menyebutkan telah banyak terjadi insiden, mulai dari becak motor yang terbalik hingga patahnya bagian kendaraan, semata&#45;mata karena kondisi jalan yang bergelombang dan rusak parah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;GM Pelindo berharap usulan perbaikan ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah agar dapat segera diteruskan ke jajaran manajemen pusat. Hal ini sejalan dengan pertanyaan yang disampaikan oleh seorang tokoh masyarakat M.khalil&amp;nbsp; yang mendatangi kantor Pelindo. Tokoh masyarakat tersebut mempertanyakan mengapa jalan akses yang kondisinya sudah sangat buruk belum juga diperbaiki oleh pihak Pelindo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi hal itu, GM Pelindo Datuk Joni Utama.SE&amp;nbsp; menjelaskan bahwa usulan perbaikan sebenarnya sudah disampaikan, namun hingga kini belum terlaksana. Pihaknya berharap pemerintah daerah dapat bersikap proaktif atau &quot;mengusulkan pada management &quot; untuk menindaklanjuti dan menanyakan kelanjutan usulan perbaikan akses jalan tersebut..jelas Datuk Joni&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurut pengurus TKBM Meranti kondisi jalan pelabuhan Pelindo sangat mengkuatirkan terutama saat Beca motor bawa barang tumpah dan sering Beca motor terbalik , seingat saya puluhan tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki&amp;nbsp; semenjak masih kecamatan,&amp;nbsp; jelas&amp;nbsp; Tengku Abidin&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Saya kerja dipelabuhan sejak tahun 1970 an , sangat menyedihkan kondisi jalan pelabuhan Pelindo dan saya berharap Pelindo segera memperbaiki jalan ini .ujar, Tengku abidin&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Preferensi ini sebenarnya telah disampaikan langsung oleh Bupati Meranti kepada pihak Pelindo dalam sebuah pertemuan yang berlangsung beberapa bulan lalu di Tanjung Balai Karimun. Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula penataan fasilitas pelabuhan lainnya, dan telah disepakati bahwa pemerintah daerah akan mengirimkan surat resmi kepada manajemen Pelindo. Surat tersebut berfungsi sebagai bentuk dukungan sekaligus wadah penyampaian usulan resmi dari pemerintah daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dari sisi manajemen Pelindo, disebutkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu surat resmi tersebut untuk memperkuat berkas usulan perbaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&amp;nbsp;&quot;Hal ini sudah kami bahas bersama Pemerintah Kabupaten Meranti beberapa bulan lalu bersama Bapak Bupati dan Dinas Perhubungan, namun sampai saat ini surat yang dimaksud belum kami terima dan rencana tersebut belum terealisasi,&quot; ungkap Datuk Joni Hutama GM&amp;nbsp; Pelindo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dukungan tertulis dari pemerintah daerah dianggap sangat penting agar usulan pembenahan dan penataan Pelabuhan Darmaga, serta perbaikan fasilitas penunjang lainnya, dapat segera diproses dan mendapatkan persetujuan dari kantor pusat Pelindo.&apos;pungkas Datuk Joni Hutama yang mendapat Gelar Adat Ingatan Budi dari lembaga adat Melayu Riau kabupaten kepulaun Meranti&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ditempat terpisah Kadishub Kepulauan Meranti Fahri .Skm&amp;nbsp; saat dihubungi dan dikonfirmasi bahwa jalan didepan kantor Pelindo itu tangung jawab Pelindo untuk memperbaiki bukan kewenangan Pemda .namun jika keluhaan masyarakat penguna jasa jalan pelindo, pemda segera menyurari manegemen Pelindo, tegas Fahri.(*/Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/40654899886-photocollage_20260604_132016264_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 13:23:17 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6745/penataan-pelabuhan-darmaga-bongkar-muat--menjadi-perhatian-utama-perbaikan-jalan-akses-jadi-tuntutan-pengguna-jasa</guid></item><item><title>Polsek Merbau Aktif Dampingi Petani Jagung untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6744/polsek-merbau-aktif-dampingi-petani-jagung-untuk-ketahanan-pangan-berkelanjutan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERBAU,WARTAPOROS.COM. –&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar, melaksanakan kegiatan pengecekan rutin tanaman jagung pipil di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah hukum Polsek Merbau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pengecekan tersebut, Brigadir Muchlisin M. Akbar meninjau langsung kondisi pertumbuhan tanaman jagung pipil yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam program ketahanan pangan. Selain melakukan pemantauan, ia juga berinteraksi dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman, kendala yang dihadapi di lapangan, serta memberikan motivasi agar tetap semangat dalam mengelola lahan pertanian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan wujud sinergi bersama masyarakat dan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Melalui pendampingan dan monitoring secara berkala, diharapkan hasil pertanian masyarakat dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kami berharap para petani dapat terus mengembangkan sektor pertanian sehingga mampu berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan nasional,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dengan adanya pengecekan rutin ini, diharapkan pertumbuhan tanaman jagung pipil di Desa Bagan Melibur dapat berjalan optimal hingga masa panen, sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Kepulauan Meranti.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/43498020864-photocollage_20260604_105832425_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Thu, 04 Jun 2026 11:04:01 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6744/polsek-merbau-aktif-dampingi-petani-jagung-untuk-ketahanan-pangan-berkelanjutan</guid></item><item><title>Meranti dan Johor Bahru Jajaki Kerja Sama Dagang, Sagu hingga Kopi Liberika Siap Tembus Pasar Malaysia</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6743/meranti-dan-johor-bahru-jajaki-kerja-sama-dagang-sagu-hingga-kopi-liberika-siap-tembus-pasar-malaysia</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;SELATPANJANG,WARTAPOROS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, terus memperluas peluang pasar bagi komoditas unggulan daerah dengan menjajaki kerja sama perdagangan ekspor&#45;impor bersama investor dari Johor Bahru, Malaysia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Penjajakan tersebut difasilitasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru melalui pertemuan virtual yang digelar di Aula Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (3/6/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memetakan potensi kerja sama perdagangan berdasarkan kebutuhan kedua belah pihak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Hadir dalam pertemuan itu Konsul Ekonomi KJRI Johor Bahru Siti Fauziah, pimpinan perusahaan ekspor&#45;impor Gresik Jaya Kamarudin, Pengelola Koperasi Universitas Pahang H. Syahrul Naim, serta sejumlah pelaku usaha dari Johor Bahru. Dari pihak Pemkab Meranti, turut hadir Asisten II Setdakab Irmansyah, Staf Ahli Bupati, perwakilan BUMD Meranti, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin yang memimpin pertemuan tersebut menegaskan bahwa kerja sama perdagangan dengan Malaysia memiliki prospek yang sangat menjanjikan. Selain didukung kedekatan geografis, kedua wilayah juga memiliki hubungan historis, budaya, dan perdagangan yang telah terjalin sejak lama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kepulauan Meranti dan Johor Bahru memiliki kesamaan budaya dan adat istiadat. Selain itu, Selat Malaka menjadi jalur strategis yang menghubungkan kawasan serumpun Melayu ini,” ujar Muzamil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam paparannya, Muzamil memperkenalkan sejumlah komoditas unggulan yang siap dipasarkan ke Malaysia. Komoditas tersebut antara lain sagu dengan luas perkebunan sekitar 62 ribu hektare dan produksi mencapai 260 ribu ton per tahun, kelapa seluas 33 ribu hektare dengan produksi sekitar 30 ribu ton per tahun, kopi liberika seluas 3 ribu hektare dengan produksi lebih dari 2 ribu ton per tahun, karet seluas 21 ribu hektare dengan produksi 13 ribu ton per tahun, serta pinang dengan produksi sekitar 160 ton per tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain sektor perkebunan, Meranti juga menawarkan potensi perikanan yang melimpah, terutama ikan kakap putih dan ikan tirusan yang gelembung renangnya memiliki nilai ekonomi tinggi di pasar internasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tak hanya itu, sektor pariwisata juga diperkenalkan sebagai peluang investasi dan kerja sama. Beberapa destinasi unggulan yang dipromosikan antara lain tradisi Perang Air atau Cian Cui, Festival Sungai Bokor, Telaga Air Merah, dan sejumlah objek wisata lainnya yang menjadi daya tarik wisatawan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Muzamil menjelaskan, kerja sama yang dibangun tidak hanya berfokus pada ekspor komoditas dari Meranti ke Malaysia, tetapi juga membuka peluang perdagangan dua arah. Kabupaten Kepulauan Meranti masih membutuhkan berbagai produk impor seperti sembako, gula, buah&#45;buahan, serta produk makanan dan minuman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, pasokan dari Malaysia dinilai lebih efisien karena jarak yang relatif dekat sehingga produk yang diterima masyarakat tetap segar dan memiliki harga yang lebih kompetitif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Biaya distribusi dari Malaysia lebih rendah dibandingkan jika produk didatangkan dari Pulau Jawa atau daerah lain di Sumatera. Selain itu, kualitas produk dapat lebih terjaga karena waktu pengiriman lebih singkat,” jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lebih lanjut, Muzamil menegaskan bahwa Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis untuk dikembangkan sebagai hub transshipment domestik dan regional, kawasan ekonomi khusus logistik maritim, serta pusat pengembangan sektor perikanan dan agroindustri yang terintegrasi dengan jalur perdagangan ASEAN, India, dan Tiongkok.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Peluang kerja sama tersebut mendapat sambutan positif dari pihak investor Malaysia. Pimpinan Gresik Jaya, Kamarudin, mengungkapkan bahwa pemerintah Malaysia saat ini telah membuka peluang impor terhadap 39 jenis komoditas, dan sebagian besar komoditas yang ditawarkan Meranti masuk dalam daftar tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menilai produk kelapa asal Kepulauan Meranti memiliki keunggulan dari sisi jarak, kualitas, dan efisiensi biaya dibandingkan pasokan yang selama ini berasal dari Jambi maupun Tembilahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Selama ini kami cukup kesulitan mendapatkan pasokan beberapa komoditas. Dengan adanya peluang kerja sama ini, kami melihat potensi yang sangat baik untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Senada dengan itu, Pengelola Koperasi Universitas Pahang, H. Syahrul Naim, mengatakan sejumlah komoditas asal Meranti sangat dibutuhkan di Malaysia, khususnya kopi dan kelapa yang menjadi bahan baku berbagai industri pengolahan, termasuk industri santan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi antusiasme para investor, Muzamil memastikan pemerintah daerah akan berupaya menjaga ketersediaan pasokan komoditas sesuai kebutuhan pasar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Jika produksi lokal belum mencukupi, kami akan berupaya menghadirkan pasokan dari daerah lain agar kebutuhan sesuai kesepakatan bisnis tetap terpenuhi,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sebagai tindak lanjut, KJRI Johor Bahru bersama para investor dan pemangku kepentingan terkait dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke Kepulauan Meranti untuk meninjau potensi komoditas, investasi, serta peluang kerja sama yang dapat segera direalisasikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti optimistis kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama bagi petani dan nelayan. Selain menciptakan kepastian pasar dan harga yang lebih stabil, kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menekan harga kebutuhan pokok, serta menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perdagangan internasional.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/46985639589-img-20260603-wa0041.jpg"/><pubDate>Wed, 03 Jun 2026 18:40:24 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6743/meranti-dan-johor-bahru-jajaki-kerja-sama-dagang-sagu-hingga-kopi-liberika-siap-tembus-pasar-malaysia</guid></item><item><title>Ismiatun Tegaskan Komitmen Dukung Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Meranti</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6742/ismiatun-tegaskan-komitmen-dukung-wajib-belajar-1-tahun-prasekolah-di-meranti</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;PEKANBARU,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, menegaskan komitmennya untuk mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun, khususnya 1 Tahun Prasekolah, guna memastikan anak&#45;anak di daerah mendapatkan akses pendidikan sejak usia dini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Komitmen tersebut disampaikan Ismiatun saat menghadiri kegiatan Advokasi Penguatan Peran Bunda PAUD dalam Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun (1 Tahun Prasekolah) yang digelar di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Pekanbaru, Rabu (3/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan yang mengusung tema “Bunda PAUD Hebat, Anak Indonesia Kuat Wujudkan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah” itu dibuka oleh Kepala BPMP Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, serta dihadiri para Bunda PAUD kabupaten/kota se&#45;Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Ismiatun menyambut baik berbagai kebijakan pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat layanan pendidikan anak usia dini. Menurutnya, pendidikan prasekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesiapan anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Khususnya kami dari Bunda PAUD se&#45;Kabupaten Kepulauan Meranti siap mendukung dan mendampingi anak&#45;anak PAUD untuk memasuki pendidikan 1 tahun prasekolah,” tegas Ismiatun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang transparan dan berkeadilan di seluruh satuan pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kami tegaskan juga agar kegiatan SPMB di setiap sekolah lebih aktual dan transparan, tidak memandang latar belakang calon peserta didik,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, berharap kegiatan advokasi tersebut menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas Pokja Bunda PAUD di daerah serta mendorong dukungan kebijakan untuk peningkatan mutu layanan PAUD.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, terdapat empat fokus utama yang harus diwujudkan bersama, yakni penguatan komitmen melalui deklarasi dukungan wajib belajar 13 tahun, berbagi praktik baik antar&#45;Bunda PAUD, peningkatan kualitas layanan PAUD yang holistik dan integratif, serta penyusunan rencana tindak lanjut berbasis data dan kebutuhan daerah masing&#45;masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sebelumnya, Direktur PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kurniawan ST MBA, menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu menyediakan akses dan daya tampung yang memadai agar seluruh anak dapat mengikuti pendidikan prasekolah dengan nyaman dan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Melalui kegiatan tersebut, Ismiatun berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat semakin memperkuat layanan PAUD di Kabupaten Kepulauan Meranti, sehingga seluruh anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sejak dini.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/46329346444-photocollage_20260603_174120327_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Wed, 03 Jun 2026 17:44:45 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6742/ismiatun-tegaskan-komitmen-dukung-wajib-belajar-1-tahun-prasekolah-di-meranti</guid></item><item><title>Bupati Asmar Tegaskan SPMB Harus Bersih dari Titipan dan Diskriminasi</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6741/bupati-asmar-tegaskan-spmb-harus-bersih-dari-titipan-dan-diskriminasi</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menegaskan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 harus berlangsung secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Penandatanganan Pakta Integritas SPMB jenjang SD dan SMP di Aula Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (3/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Asmar, pendidikan merupakan hak seluruh anak bangsa. Karena itu, proses penerimaan murid baru tidak boleh diwarnai praktik diskriminasi, kolusi, maupun nepotisme.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Pendidikan adalah hak setiap anak bangsa. Sistem penerimaan murid baru harus bebas dari praktik diskriminasi, kolusi maupun nepotisme. Setiap keputusan harus didasarkan pada aturan yang jelas, data yang valid, dan pertimbangan yang adil,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Asmar juga meminta seluruh pemangku kepentingan pendidikan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat terkait mekanisme SPMB. Ia bahkan menegaskan bahwa tidak ada istilah sekolah favorit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Sekolah favorit itu tidak ada. Semua sekolah memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Yang penting, masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan benar tentang SPMB,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Penandatanganan pakta integritas tersebut menjadi bentuk komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memastikan proses penerimaan murid baru berjalan tanpa intervensi dan sesuai aturan yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Meranti, Tunjiarto, mengatakan pelaksanaan SPMB merupakan bagian dari upaya menjamin hak masyarakat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas sebagaimana diamanatkan UUD 1945.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menjelaskan, penerimaan murid baru di Meranti dilaksanakan secara daring sesuai kewenangan pemerintah daerah dan terus diperkuat dengan berbagai program pembangunan pendidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tunjiarto mengungkapkan, pada 2026 Kabupaten Kepulauan Meranti mendapatkan program revitalisasi untuk 84 sekolah mulai dari jenjang PAUD hingga SMP. Sebagian proyek bahkan telah memasuki tahap pelaksanaan oleh pemerintah pusat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Program prioritas pendidikan saat ini tidak hanya penerimaan murid baru, tetapi juga revitalisasi sekolah, pengembangan sekolah inklusif, penguatan sarana pendidikan, hingga peningkatan kualitas layanan pendidikan,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain revitalisasi sekolah, Pemkab Meranti juga terus mendorong pembangunan sekolah terintegrasi. Salah satu yang tengah diproses berada di Kecamatan Rangsang dan telah memasuki tahap peninjauan lapangan serta koordinasi lintas sektor.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sekolah terintegrasi tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan dengan menggabungkan beberapa jenjang pendidikan dalam satu kawasan yang dilengkapi fasilitas pendukung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di sisi lain, digitalisasi pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Meski masih menghadapi kendala jaringan internet dan pasokan listrik di sejumlah wilayah, pemanfaatan teknologi informasi di sekolah&#45;sekolah terus menunjukkan peningkatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pemerintah daerah juga berupaya memperkuat layanan pendidikan di wilayah marginal dan perbatasan agar seluruh anak usia sekolah tetap mendapatkan hak belajar yang sama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kita berupaya semaksimal mungkin agar anak&#45;anak usia sekolah dapat menikmati pendidikan dengan sebaik&#45;baiknya. Ini menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memastikan hak masyarakat terhadap pendidikan tetap terpenuhi,” ujar Tunjiarto.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut, unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, Dewan Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, dan pengurus PGRI, jajaran pengawas sekolah, koordinator wilayah pendidikan, kepala sekolah, serta berbagai pemangku kepentingan sektor pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/43382378633-photocollage_20260603_092958467_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Wed, 03 Jun 2026 09:32:48 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6741/bupati-asmar-tegaskan-spmb-harus-bersih-dari-titipan-dan-diskriminasi</guid></item><item><title>Wabup Muzamil Turun Tangan, PLN Tambah Pembangkit Baru Atasi Pemadaman di Meranti</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6740/wabup-muzamil-turun-tangan-pln-tambah-pembangkit-baru-atasi-pemadaman-di-meranti</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;SELATPANJANG,WARTAPOROS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait gangguan listrik yang terjadi di Kecamatan Merbau dan Tasik Putri Puyu dalam dua pekan terakhir. Bersama PLN, pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi guna mencari solusi konkret atas pemadaman listrik yang kerap terjadi akibat gangguan pada mesin pembangkit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pertemuan yang dipimpin langsung Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, berlangsung di Aula Kantor Camat Merbau, Selasa (2/6/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala PLN Selatpanjang Roni Saputra, Manager Unit Layanan PLN Pekanbaru Andika, unsur Forkopimcam, Asisten Sekda Irmansyah, para kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Muzamil mengatakan, rapat tersebut digelar untuk menghimpun informasi dan masukan langsung dari masyarakat maupun pihak PLN terkait kondisi kelistrikan yang dinilai tidak normal selama dua minggu terakhir. Selain itu, forum tersebut bertujuan mencari langkah cepat agar persoalan tidak berlarut&#45;larut dan berdampak pada stabilitas sosial masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali, terutama saat beban puncak menjelang Magrib hingga malam hari. Kondisi ini harus segera ditangani karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,&quot; ujar Muzamil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Berdasarkan keterangan masyarakat, pemadaman listrik terjadi tanpa pemberitahuan sebelumnya dan sering disertai kondisi listrik yang mati&#45;hidup secara berulang. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat merusak peralatan elektronik milik warga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Saat ini, sistem kelistrikan di wilayah Merbau dan Tasik Putri Puyu memiliki kapasitas daya sekitar 2,7 megawatt (MW), sementara kebutuhan saat beban puncak mencapai 2,6 MW. Dengan selisih yang sangat tipis, sistem menjadi rentan terganggu apabila salah satu mesin pembangkit mengalami kerusakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dari hasil dialog yang berlangsung, diketahui bahwa gangguan listrik dipicu oleh kerusakan mesin pembangkit yang menyebabkan pasokan daya berkurang. Kondisi tersebut diperparah dengan tidak tersedianya mesin cadangan serta sejumlah peralatan, termasuk transformator (trafo) dan mesin pembangkit, yang telah berusia tua.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kepala PLN Selatpanjang, Roni Saputra, menjelaskan bahwa gangguan bermula dari tumbangnya pohon yang menimpa jaringan listrik. Insiden tersebut mengakibatkan sistem turbo pada salah satu mesin pembangkit terbakar dan memicu kerusakan pada sejumlah komponen lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Akibat gangguan tersebut, kapasitas pasokan listrik berkurang sehingga diperlukan manajemen beban untuk menjaga sistem tetap berjalan,&quot; jelas Roni.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pertemuan itu, masyarakat meminta PLN segera melakukan peremajaan mesin pembangkit dan penggantian trafo yang sudah tidak layak pakai. Lurah Teluk Belitung, Masyuri, menilai mesin yang digunakan saat ini sudah terlalu tua sehingga berpotensi menimbulkan gangguan berulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Desa Dedap, Mansyur, mengusulkan penambahan unit pembangkit baru guna mengantisipasi meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat di Merbau dan Tasik Putri Puyu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menegaskan bahwa PLN harus segera menuntaskan persoalan pemadaman listrik. Menurutnya, masyarakat telah memenuhi kewajiban sebagai pelanggan sehingga berhak mendapatkan pelayanan yang optimal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia meminta PLN mempercepat perbaikan mesin yang rusak, menambah kapasitas pembangkit sebagai cadangan saat terjadi gangguan, serta melakukan inspeksi dan penggantian trafo yang sudah tidak layak digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, Muzamil juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara PLN dan masyarakat melalui pemerintah kecamatan, kelurahan, maupun desa, terutama ketika terjadi gangguan listrik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami meminta PLN meningkatkan komunikasi kepada masyarakat, terutama saat terjadi pemadaman listrik. Informasi yang cepat dan jelas sangat penting untuk menjaga kondusivitas di tengah masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi hal tersebut, Roni Saputra memastikan proses perbaikan tengah dilakukan dan menargetkan sistem kelistrikan kembali normal mulai malam hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Material pengganti dari Medan telah tiba dan sudah dipasang. Jika tidak ada kendala, mulai malam ini sistem akan kembali normal dan tidak ada lagi pemadaman. Selanjutnya kami fokus pada pemeliharaan jaringan agar kejadian serupa tidak terulang,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Lebih lanjut, PLN Selatpanjang juga telah berkoordinasi dengan PLN Pekanbaru untuk menambah unit pembangkit baru berkapasitas minimal 500 kilowatt (kW) sebagai cadangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami akan mendapatkan bantuan empat unit pembangkit baru, dan salah satunya akan ditempatkan di Mengkirau,&quot; ungkap Roni.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Usai rapat koordinasi, Wakil Bupati Muzamil Baharudin bersama rombongan meninjau langsung lokasi pembangkit listrik di Kecamatan Merbau untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana serta melihat kondisi mesin yang menjadi sumber gangguan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Langkah cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama PLN tersebut diharapkan mampu mengakhiri krisis listrik yang dikeluhkan masyarakat dan menjamin pasokan energi yang lebih stabil bagi warga Merbau dan Tasik Putri Puyu.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/43961029876-img-20260603-wa0001.jpg"/><pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:05:56 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6740/wabup-muzamil-turun-tangan-pln-tambah-pembangkit-baru-atasi-pemadaman-di-meranti</guid></item><item><title>Meranti Tetapkan 64 Peserta Untuk Kafilah MTQ Riau 2026</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6739/meranti-tetapkan-64-peserta-untuk-kafilah-mtq-riau-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;PEKANBARU,WARTAPOROS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti memastikan kesiapan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke&#45;44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026. Kepastian tersebut ditandai dengan keikutsertaan Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos, dalam rapat penetapan peserta MTQ Provinsi Riau yang digelar di Ruang Rapat Melati Lantai III Kantor Gubernur Riau, Selasa (2/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Rapat tersebut dipimpin Asisten I Setdaprov Riau, Zulkifli Syukur, dan dihadiri perwakilan dari 12 kabupaten/kota se&#45;Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam keterangannya, Zulkifli Syukur menyampaikan bahwa seluruh daerah telah menyepakati dan mengesahkan peserta yang akan berlaga pada MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Total ada 816 peserta yang akan berlomba pada MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau. Terdiri dari 808 peserta inti dan 8 peserta cadangan. Seluruhnya telah disahkan dan diterima oleh kabupaten/kota,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menjelaskan, secara umum persiapan penyelenggaraan MTQ di Kabupaten Kuantan Singingi telah rampung. Pemerintah Kabupaten Kuansing selaku tuan rumah juga telah memaparkan berbagai kesiapan, termasuk peluncuran logo resmi MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Untuk kesiapan sudah selesai, tinggal pelaksanaannya saja. Insya Allah seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau tahun ini akan mempertandingkan 11 cabang lomba, yakni Seni Baca Al&#45;Quran, Qira&apos;at Al&#45;Quran, Hafalan Al&#45;Quran, Tafsir Al&#45;Quran, Fahm Al&#45;Quran, Syarh Al&#45;Quran, Seni Kaligrafi Al&#45;Quran, Karya Tulis Ilmiah Al&#45;Quran (KTIQ), Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH), Musabaqah Hadis Nabi, serta Barzanji.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sebanyak 816 peserta dari 12 kabupaten/kota akan berkompetisi. Adapun rincian peserta masing&#45;masing daerah yakni Kabupaten Kampar 73 peserta, Bengkalis 70 peserta, Indragiri Hulu 72 peserta, Indragiri Hilir 64 peserta, Pelalawan 45 peserta, Rokan Hilir 71 peserta, Rokan Hulu 72 peserta, Siak 73 peserta, Kuantan Singingi 71 peserta, Kepulauan Meranti 64 peserta, Kota Pekanbaru 70 peserta, dan Kota Dumai 68 peserta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi, mengapresiasi seluruh panitia, pemerintah daerah, serta pihak&#45;pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia berharap MTQ ke&#45;44 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat syiar Islam, membangun ukhuwah, serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al&#45;Quran dan Hadis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di kesempatan yang sama, Asisten I Setdakab Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti siap mendukung penuh para kafilah yang akan mewakili daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, penetapan peserta menjadi momentum penting untuk memantapkan persiapan sekaligus meningkatkan semangat para kafilah agar mampu memberikan penampilan terbaik di arena perlombaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami bersyukur seluruh proses verifikasi dan penetapan peserta berjalan lancar. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berkomitmen memberikan dukungan maksimal kepada para kafilah. Kami berharap seluruh peserta dapat tampil optimal, menjaga nama baik daerah, serta meraih prestasi terbaik pada MTQ ke&#45;44 Provinsi Riau di Kuantan Singingi,&quot; ujar Tengku Arifin.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kepulauan Meranti untuk memberikan doa dan dukungan kepada para peserta agar mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana membumikan nilai&#45;nilai Al&#45;Quran dalam kehidupan bermasyarakat. Semoga para kafilah Meranti dapat menjadi duta syiar Islam yang membanggakan,&quot; pungkasnya.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/75678145942-img-20260602-wa0031.jpg"/><pubDate>Tue, 02 Jun 2026 14:27:29 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6739/meranti-tetapkan-64-peserta-untuk-kafilah-mtq-riau-2026</guid></item><item><title>Antisipasi  premanisme, TIM RAGA Polres Meranti Gencarkan Patroli  Kamtibmas Tetap Kondusif.</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6738/antisipasi--premanisme-tim-raga-polres-meranti-gencarkan-patroli--kamtibmas-tetap-kondusif</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), TIM RAGA Polres Kepulauan Meranti melaksanakan kegiatan pemberantasan premanisme dan antisipasi aksi geng motor di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti, Selasa (2/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh IPDA Akbar Firmana, S.H., M.H., bersama personel TIM RAGA Polres Kepulauan Meranti. Operasi dilaksanakan melalui pendekatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum guna mencegah potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kegiatan preemtif, personel melakukan sambang dan dialog dengan masyarakat serta mengunjungi sejumlah objek vital. Petugas memberikan edukasi dan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi premanisme maupun aktivitas geng motor yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Masyarakat juga diingatkan untuk segera melaporkan setiap tindakan yang meresahkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat Polri 110.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, pada kegiatan preventif, TIM RAGA melaksanakan patroli di sejumlah ruas jalan dan titik yang dianggap rawan, di antaranya Jalan Alahair, Jalan Imam Bonjol, Jalan Kartini, Jalan Diponegoro, Jalan Merdeka, dan Jalan Tebing Tinggi. Petugas juga menyambangi lokasi keramaian masyarakat guna mengantisipasi praktik pungutan liar (pungli) serta berbagai bentuk kejahatan jalanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain patroli, personel turut melakukan pemeriksaan terhadap orang, barang, dan lokasi yang dianggap mencurigakan guna mencegah terjadinya tindak pidana maupun gangguan Kamtibmas lainnya. Kegiatan diawali dengan apel dan arahan pelaksanaan tugas, dilanjutkan dengan pengaturan lalu lintas untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dari hasil kegiatan yang dilaksanakan, petugas berhasil memberikan penyuluhan dan sosialisasi terkait pemberantasan premanisme serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan aktivitas premanisme, geng motor, maupun potensi gangguan Kamtibmas yang menonjol.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Polres Kepulauan Meranti menegaskan akan terus meningkatkan patroli dan kehadiran personel di tengah masyarakat sebagai langkah preventif dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Secara keseluruhan, kegiatan TIM RAGA Polres Kepulauan Meranti berlangsung aman, lancar, dan situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Kepulauan Meranti tetap terjaga dalam keadaan kondusif. (Keja)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/55016822571-photocollage_20260602_134908506_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Tue, 02 Jun 2026 13:51:11 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6738/antisipasi--premanisme-tim-raga-polres-meranti-gencarkan-patroli--kamtibmas-tetap-kondusif</guid></item><item><title>Wabup Muzamil: Pancasila Bukan Sekadar Simbol, Tapi Kompas Indonesia Hadapi Tantangan Global</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6737/wabup-muzamil-pancasila-bukan-sekadar-simbol-tapi-kompas-indonesia-hadapi-tantangan-global</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM –&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di tengah berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik hingga disrupsi teknologi, Pancasila dinilai tetap menjadi fondasi kokoh yang menjaga persatuan Indonesia sekaligus menjadi rujukan dalam mewujudkan perdamaian dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pesan itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, saat membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Selasa (2/6/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Mengusung tema &quot;Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia&quot;, peringatan tahun ini menegaskan bahwa nilai&#45;nilai Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa, tetapi juga mampu menjadi jawaban atas kebutuhan dunia akan perdamaian yang berkeadilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Muzamil, Indonesia telah membuktikan bahwa keberagaman bukan penghalang untuk bersatu. Dengan lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis, Indonesia tetap berdiri sebagai bangsa yang utuh karena berpegang pada nilai&#45;nilai yang terkandung dalam Pancasila.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dipersatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan, Pancasila juga menjadi jangkar moral Indonesia dalam menghadapi berbagai perubahan global. Nilai musyawarah dan mufakat yang menjadi ciri bangsa Indonesia dinilai sangat relevan untuk menjembatani perbedaan dan meredam konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Muzamil menilai Indonesia tidak hanya berperan sebagai penonton dalam percaturan internasional. Kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera PBB, keterlibatan dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa&#45;bangsa yang masih tertindas menjadi bukti nyata implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan hanya absennya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi harus berjalan seiring dengan nilai moral. Karena itu, generasi muda diminta menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari&#45;hari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan bahwa nilai&#45;nilai Pancasila tidak boleh berhenti sebagai slogan atau simbol semata, melainkan harus menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kepada para pemimpin daerah dan penyelenggara pemerintahan, Muzamil berpesan agar setiap kebijakan yang diambil benar&#45;benar berpihak kepada keadilan sosial, melindungi kelompok masyarakat yang paling rentan, serta menolak segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak persatuan bangsa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan. Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan tetap hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa,” pungkasnya.(Keja)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/2337362825-img-20260602-wa0017.jpg"/><pubDate>Tue, 02 Jun 2026 11:46:20 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6737/wabup-muzamil-pancasila-bukan-sekadar-simbol-tapi-kompas-indonesia-hadapi-tantangan-global</guid></item><item><title>Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6736/pengurus-koperasi-silva-aulia-lestari-hormati-kebijakan-penertiban-panglong-arang-bakau</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari menyatakan menghormati kebijakan pemerintah terkait penertiban aktivitas panglong arang bakau di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sikap tersebut disampaikan sebagai bentuk menghormati terhadap upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam serta melindungi wilayah pesisir dari abrasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari juga mengimbau seluruh masyarakat, khususnya para pekerja dan pelaku usaha panglong arang bakau, agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi yang dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami mengajak seluruh pekerja panglong arang bakau untuk tetap menjaga kondusivitas, keamanan, dan ketertiban. Mari bersama&#45;sama menghormati langkah pemerintah dalam melindungi dan melestarikan ekosistem mangrove di Kabupaten Kepulauan Meranti,&quot; ujar pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, perlindungan kawasan mangrove merupakan tanggung jawab bersama karena keberadaannya sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan, habitat berbagai biota, serta sumber kehidupan masyarakat pesisir dalam jangka panjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dengan adanya penertiban tersebut, diharapkan seluruh pihak dapat mengedepankan komunikasi yang baik, mematuhi ketentuan yang berlaku, dan bersama&#45;sama mendukung pembangunan yang berkelanjutan demi masa depan Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih baik.(Keja)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/887409176-img-20260531-wa0015.jpg"/><pubDate>Mon, 01 Jun 2026 10:25:01 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6736/pengurus-koperasi-silva-aulia-lestari-hormati-kebijakan-penertiban-panglong-arang-bakau</guid></item><item><title>Polres Kepulauan Meranti Gelar Rakor Lintas Sektoral Antisipasi Karhutla dan Super El Nino 2026</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6735/polres-kepulauan-meranti-gelar-rakor-lintas-sektoral-antisipasi-karhutla-dan-super-el-nino-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI WARTAPOROS.COM. – Dalam rangka mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) akibat fenomena iklim ekstrem atau Super El Nino Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Karhutla, Jumat (29/5/2026) pagi, di Rupatama Lantai II Polres Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah, TNI&#45;Polri, BPBD, Satpol PP, pihak kecamatan, perusahaan, serta jajaran Polsek se&#45;Kabupaten Kepulauan Meranti yang mengikuti secara langsung maupun melalui zoom meeting.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakapolres Kepulauan Meranti KOMPOL DETIS MAYER SILITONGA, S.H., mewakili Kapolres Kepulauan Meranti, Kadis Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti ADE DUHARTIAN mewakili Bupati Kepulauan Meranti, perwakilan Danramil 02 Tebing Tinggi, Danposal Selatpanjang, BPBD, Satpol PP, para camat, serta sejumlah perusahaan seperti PT Nasional Sago Prima (NSP), PT Imbang Tata Alam, dan PT RAPP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Wakapolres Kepulauan Meranti KOMPOL DETIS MAYER SILITONGA menyampaikan bahwa rakor lintas sektoral tersebut bertujuan memperkuat sinergitas dan komunikasi seluruh stakeholder dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, fenomena El Nino dan cuaca ekstrem berpotensi meningkatkan titik rawan kebakaran, sehingga diperlukan kesiapan seluruh unsur mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Melalui rapat koordinasi ini kita ingin memastikan kesiapan seluruh stakeholder lintas sektor dalam menghadapi ancaman Karhutla, mulai dari upaya pencegahan, deteksi dini, penanganan awal hingga proses pemadaman apabila terjadi kebakaran,” ujar Wakapolres.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti yang diwakili Kadis Kesehatan ADE DUHARTIAN menegaskan bahwa Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan salah satu daerah yang sangat rentan terhadap Karhutla karena didominasi lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia meminta seluruh pihak meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor guna meminimalisir terjadinya bencana kabut asap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kabupaten Kepulauan Meranti berada di kawasan perbatasan dan berbatasan langsung dengan sejumlah wilayah lain. Apabila terjadi kabut asap, dampaknya akan sangat luas dan dapat menjadi perhatian publik maupun media sosial,” ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam rakor tersebut, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti KOMPOL WAN MANTAZAKKA, S.H., M.H., turut memaparkan kondisi dan potensi ancaman Karhutla Tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa fenomena Super El Nino diperkirakan terjadi pada periode Juni hingga September 2026 yang berpotensi menyebabkan kekeringan ekstrem di wilayah Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sebagai langkah pencegahan, Polres Kepulauan Meranti telah memasang sebanyak 114 spanduk larangan membakar hutan dan lahan di sejumlah titik rawan Karhutla, dengan rincian Polsek Tebing Tinggi 22 lokasi, Polsek Tebing Tinggi Barat 44 lokasi, Polsek Rangsang 30 lokasi, Polsek Rangsang Barat 13 lokasi, dan Polsek Merbau 5 lokasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, Polres Kepulauan Meranti juga menyiapkan sejumlah langkah strategis menghadapi Karhutla, di antaranya pelatihan penanggulangan Karhutla bagi personel dan Masyarakat Peduli Api (MPA), pembentukan rayonisasi penanganan Karhutla, pengecekan sarana dan prasarana, pembentukan posko Karhutla, hingga pemanfaatan layanan 110 dan aplikasi DLK Polda Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam arahannya, Wakapolres Kepulauan Meranti kembali menekankan pentingnya langkah mitigasi dan pencegahan dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Ia juga meminta seluruh unsur terkait terus melaksanakan patroli, sosialisasi, serta meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Dengan adanya sinergitas, kesiapsiagaan bersama, serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, diharapkan potensi terjadinya Karhutla di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti dapat diminimalisir,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan Rakor Lintas Sektoral Karhutla Tahun 2026 tersebut berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/67852722276-photocollage_20260530_000949696_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Sat, 30 May 2026 00:15:38 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6735/polres-kepulauan-meranti-gelar-rakor-lintas-sektoral-antisipasi-karhutla-dan-super-el-nino-2026</guid></item><item><title>Polsek Merbau Sambangi Peternak Ikan, Dukung Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6734/polsek-merbau-sambangi-peternak-ikan-dukung-ketahanan-dan-swasembada-pangan-nasional</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Dalam upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Merbau melaksanakan kegiatan sambang kepada para peternak ikan di wilayah Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, BRIPKA Iwan KS bersama AIPDA R. C Sitompul, dengan menyambangi para peternak ikan yang berada di Desa Mengkirau dan Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sambang ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya para pelaku usaha perikanan yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para peternak ikan agar terus meningkatkan produktivitas usaha perikanan demi mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, personel Bhabinkamtibmas juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/83809480084-photocollage_20260529_104226248_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Fri, 29 May 2026 10:46:22 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6734/polsek-merbau-sambangi-peternak-ikan-dukung-ketahanan-dan-swasembada-pangan-nasional</guid></item><item><title>Polsek Merbau Perkuat Ketahanan Pagan Lewat Pendampingan Perternak dan Nelayan.</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6733/polsek-merbau-perkuat-ketahanan-pagan-lewat-pendampingan-perternak-dan-nelayan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM — Dalam upaya mendukung program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional, jajaran Polsek Merbau, Polres Kepulauan Meranti, terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan pembinaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH MH melalui Bhabinkamtibmas Desa Mekar Sari, Bripka Hartono SH, melaksanakan kegiatan sambang kepada peternak kambing di Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau, Kamis (28/5/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap sektor peternakan masyarakat yang menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Bripka Hartono juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan tindakan kriminalitas di wilayahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam meningkatkan sektor pangan dan perekonomian warga,” ujar Bripka Hartono mewakili Kapolsek Merbau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain kegiatan sambang peternak, personel Polsek Merbau lainnya, Brigpol Andre Jonanda, turut membantu masyarakat dalam proses penjemuran ikan asin di Kecamatan Tasik Putri Puyu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai menunjukkan kepedulian nyata Polri terhadap aktivitas ekonomi warga pesisir yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kami membantu masyarakat dalam penjemuran ikan asin sebagai bentuk dukungan terhadap program Ketahanan Pangan dan Swasembada Pangan Nasional,” ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek Merbau AKP Jimmy Andre SH MH menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong personel Bhabinkamtibmas untuk aktif turun langsung ke tengah masyarakat, baik dalam menjaga situasi keamanan maupun mendukung kegiatan produktif masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila terjadi tindak kejahatan melalui Polsek Merbau maupun Call Center Polres Kepulauan Meranti di layanan 110.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman, nyaman, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,” tutupnya.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/33185503062-photocollage_20260528_182711077_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 18:28:51 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6733/polsek-merbau-perkuat-ketahanan-pagan-lewat-pendampingan-perternak-dan-nelayan</guid></item><item><title>Wujudkan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah Tinjau Pekarangan Pangan Bergizi Warga</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6732/wujudkan-ketahanan-pangan-bhabinkamtibmas-desa-anak-setatah-tinjau-pekarangan-pangan-bergizi-warga</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah dari Polsek Rangsang Barat melaksanakan peninjauan Pekarangan Pangan Bergizi milik warga di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (28/05/2026).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan berlangsung di Jalan Surau Nurul Iman RT 015/RW 006 dengan sasaran pekarangan pangan bergizi milik warga bernama Kamiruddin.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Peninjauan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat di tingkat desa.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah Bripka FL Gultom.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kegiatan itu, Bripka FL Gultom melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman pangan milik warga berupa sayur&#45;sayuran, seperti terong dan cabai, yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari&#45;hari.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain melakukan peninjauan, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi dan motivasi kepada warga agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara produktif serta tidak membiarkannya terbengkalai.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Warga juga diajak berdiskusi terkait kendala perawatan tanaman guna mencari solusi bersama.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek Rangsang Barat menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan berbasis keluarga.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan pangan bergizi, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Program pekarangan pangan bergizi dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, di antaranya membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, menjamin ketersediaan pangan yang sehat dan higienis, serta berpotensi menambah penghasilan apabila hasil panen melimpah. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/59157434881-photocollage_20260528_172432577_copy_640x640.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 17:27:19 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6732/wujudkan-ketahanan-pangan-bhabinkamtibmas-desa-anak-setatah-tinjau-pekarangan-pangan-bergizi-warga</guid></item><item><title>Polsek Merbau Bersama Warga, Evakuasi Bocah yang Tenggelam di Sungai Melibur.</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6731/polsek-merbau-bersama-warga-evakuasi-bocah-yang-tenggelam-di-sungai-melibur</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERBAU,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; &#45; Pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Melibur, Desa Mayang Sari, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan pencarian sejak Rabu sore, korban bernama Muhammad Herdiansyah (5) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre SH MH, menjelaskan bahwa korban sebelumnya dilaporkan hilang usai pergi memancing di sekitar area pelabuhan dekat rumah neneknya di Jalan Nelayan, Desa Mayang Sari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Peristiwa itu bermula pada Rabu (27/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sempat mendatangi rumah neneknya, Ayang, yang berada di kawasan pelabuhan. Saat itu, bocah tersebut berniat memancing seperti biasanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Namun, sang nenek sempat melarang dan menyembunyikan alat pancing milik korban agar ia tidak pergi ke tepian sungai. Sebelum meninggalkan rumah, Herdiansyah sempat meminta minum dan memperlihatkan umpan berupa siput yang telah ia cari sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Korban kemudian pergi dari rumah neneknya dan sejak saat itu tidak lagi terlihat,&quot; ujar AKP Jimmy Andre, Kamis (28/5/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dari keterangan saksi, korban diduga tetap pergi memancing dengan menggunakan kayu lain sebagai alat pengganti pancing. Karena hingga malam hari korban tidak kunjung pulang, keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir ia terlihat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Upaya pencarian melibatkan sekitar 10 personel kepolisian dan lebih dari 100 warga setempat. Pencarian dilakukan menyusuri area pelabuhan hingga perairan Sungai Melibur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Korban akhirnya ditemukan pada Kamis siang oleh seorang warga bernama Basri Andriki yang turut membantu pencarian. Saat itu, Basri menggunakan akar rotan berduri untuk menyisir dasar perairan di sekitar pesisir pelabuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ketika alat tersebut ditarik, ia merasakan beban cukup berat dari dalam air. Tak lama kemudian terlihat pakaian berwarna kuning yang dikenali sebagai pakaian terakhir yang dikenakan korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Setelah memastikan itu korban, warga langsung membantu proses evakuasi jenazah ke atas pelabuhan,&quot; jelas Kapolsek.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Jenazah kemudian diperiksa oleh pihak medis dari UPT Puskesmas Teluk Belitung. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan adanya tanda&#45;tanda kekerasan pada tubuh korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Polisi menduga korban terpeleset dan jatuh ke Sungai Melibur saat berada di area pelabuhan. Dugaan itu diperkuat dari fakta bahwa korban tidak bisa berenang dan ditemukan tidak jauh dari lokasi terakhir ia terlihat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan memilih untuk tidak dilakukan autopsi lebih lanjut. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selama proses pencarian hingga evakuasi berlangsung, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/90015000930-img-20260528-wa0013.jpg"/><pubDate>Thu, 28 May 2026 15:58:22 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6731/polsek-merbau-bersama-warga-evakuasi-bocah-yang-tenggelam-di-sungai-melibur</guid></item><item><title>Polres Meranti Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban Iduladha 1447 H</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6730/polres-meranti-laksanakan-penyembelihan-hewan-kurban-iduladha-1447-h</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; &#45;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Polres Kepulauan Meranti melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Mapolres Kepulauan Meranti, Rabu (27/5).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu dihadiri Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi, Wakapolres Kompol Detis Mayer Silitonga, para pejabat utama, kapolsek jajaran, perwira, personel Polres Kepulauan Meranti, serta panitia kurban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Tahun ini, Polres Kepulauan Meranti menyembelih sebanyak 6 ekor sapi dan 4 ekor kambing. Hewan kurban tersebut berasal dari personel Polres Kepulauan Meranti serta dukungan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Rinciannya, satu ekor sapi berasal dari PT Timah, satu ekor sapi dari PT ITA, satu ekor sapi dari PT RAPP, serta tiga ekor sapi dari kelompok kurban personel Polres Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, terdapat empat ekor kambing yang berasal dari Polsek Rangsang Barat sebanyak dua ekor, Polsek Tebingtinggi satu ekor, dan satu ekor lainnya merupakan qurban dari Iptu Mada Surya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi mengatakan, ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan antara kepolisian dengan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Momentum Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan ini, kami berharap manfaat kurban dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” kata AKBP Aldi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Setelah proses penyembelihan selesai, panitia melakukan pemotongan dan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat penerima kupon yang telah didata sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara personel kepolisian dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pelaksanaannya, Polres Kepulauan Meranti juga melibatkan sekitar 30 warga sekitar Mapolres yakni Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Keterlibatan masyarakat tersebut merupakan bagian dari program Sabuk Kamtibmas yang dijalankan Polres Kepulauan Meranti untuk memperkuat kemitraan dan pemberdayaan masyarakat di lingkungan sekitar.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/30788928998-img-20260527-wa0044.jpg"/><pubDate>Wed, 27 May 2026 20:54:59 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6730/polres-meranti-laksanakan-penyembelihan-hewan-kurban-iduladha-1447-h</guid></item><item><title>Bupati Asmar Serahkan Langsung Sapi Kurban Presiden ke Panitia Masjid Ar&#45;Rahmah</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6729/bupati-asmar-serahkan-langsung-sapi-kurban-presiden-ke-panitia-masjid-arrahmah</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menyerahkan langsung secara simbolis bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, , kepada panitia Masjid Ar&#45;Rahmah, Desa Banglas, Kecamatan Tebingtinggi, Rabu (27/5/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Penyerahan sapi kurban tersebut berlangsung di Masjid Ar&#45;Rahmah dan turut dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta masyarakat setempat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ketua pengurus Masjid Ar&#45;Rahmah, Ustadz Al Jufri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah kepada masyarakat Desa Banglas. Ia mengatakan, tahun ini Masjid Ar&#45;Rahmah dipercaya menjadi lokasi penyembelihan dan pendistribusian sapi kurban bantuan Presiden.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Atas nama masyarakat Desa Banglas, kami menghaturkan ribuan terima kasih kepada Bapak Bupati Kepulauan Meranti dan Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat kami,” ujar Al Jufri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menjelaskan, panitia telah menyiapkan sekitar 700 kupon untuk pendistribusian daging kurban kepada masyarakat. Al Jufri juga menyampaikan harapan masyarakat agar Presiden Prabowo Subianto suatu saat dapat berkunjung langsung ke Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Bupati H. Asmar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden RI atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar&#45;besarnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan kepeduliannya melalui bantuan sapi kurban ini,” kata Asmar.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menjelaskan, sapi bantuan Presiden tersebut merupakan jenis Simmental dengan bobot sekitar 903 kilogram. Menurutnya, bantuan itu bukan hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberikan manfaat seluas&#45;luasnya bagi masyarakat yang membutuhkan dan semakin mempererat rasa persaudaraan serta kebersamaan,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Asmar juga mengingatkan panitia agar proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara baik, tertib, dan tepat sasaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Di akhir sambutannya, Bupati mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Raya Iduladha sebagai sarana memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta bersama&#45;sama membangun Kabupaten Kepulauan Meranti yang lebih maju, sejahtera, dan religius.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Usai penyerahan simbolis kepada panitia Masjid Ar&#45;Rahmah, Bupati Asmar turut meninjau sapi bantuan pemerintah daerah di Masjid Babul Khoir Selatpanjang Timur dan Masjid Agung Darul Ulum.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/25966725068-photocollage_20260527_105208039.jpg"/><pubDate>Wed, 27 May 2026 10:54:02 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6729/bupati-asmar-serahkan-langsung-sapi-kurban-presiden-ke-panitia-masjid-arrahmah</guid></item><item><title>Bupati Asmar dan Wabup Muzamil Salat Iduladha di Lokasi Berbeda, Ajak Warga Perkuat Persaudaraan</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6728/bupati-asmar-dan-wabup-muzamil-salat-iduladha-di-lokasi-berbeda-ajak-warga-perkuat-persaudaraan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM — Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Darul Ulum, Rabu (27/5/2026). Sementara itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat di Lapangan Kantor Bupati Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pelaksanaan Salat Iduladha tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya di Masjid Agung Darul Ulum, Bupati Asmar mengajak masyarakat menjadikan Hari Raya Iduladha sebagai momentum memperkuat keikhlasan, kepedulian sosial, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat Kepulauan Meranti yang hidup di wilayah kepulauan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Hari ini kita sedang merayakan kemenangan atas ego sendiri. Hari Raya Qurban adalah monumen pengingat tentang cinta, ketaatan, dan keikhlasan tertinggi seorang hamba kepada Sang Pencipta,” ujar Asmar di hadapan jamaah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan, ibadah qurban bukan hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap harta yang dimiliki manusia sejatinya merupakan titipan Allah SWT yang di dalamnya terdapat hak orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, semangat berqurban harus mampu membangun jembatan kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan masyarakat kepulauan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Secara geografis Kabupaten Kepulauan Meranti dipisahkan oleh selat dan lautan. Kita tinggal di pulau&#45;pulau yang berbeda, namun gema takbir yang sama meruntuhkan jarak tersebut. Kita disatukan oleh iman,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Asmar juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mudah terpecah oleh isu&#45;isu yang dapat merusak keharmonisan daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Hakikat qurban adalah membangun jembatan, menghubungkan si kaya dan si miskin, pemerintah dan rakyat, serta merekatkan kembali hubungan persaudaraan yang sempat renggang karena kesibukan duniawi,” ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Pada kesempatan itu, ia turut mengajak seluruh jamaah mendoakan masyarakat Kepulauan Meranti yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci agar diberikan kesehatan dan kembali sebagai haji yang mabrur dan mabrurah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga memberi semangat kepada masyarakat yang masih menanti kesempatan berhaji agar terus berikhtiar dan tidak kehilangan harapan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Kita percaya ibadah haji bukan sekadar tentang siapa yang mampu, tetapi siapa yang dipanggil oleh Allah SWT. Semoga masyarakat yang masih menunggu diberi kemudahan rezeki dan kesehatan sehingga dapat menjadi tamu Allah di Mekah dan Madinah,” tuturnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menutup sambutannya, Asmar menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami memohon maaf sebesar&#45;besarnya atas segala kekhilafan dan pelayanan yang belum maksimal. Dukungan, teguran yang membangun, dan doa masyarakat menjadi energi bagi kami untuk terus bekerja demi kesejahteraan masyarakat Meranti,” pungkasnya.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/9504590459-photocollage_20260527_103201020.jpg"/><pubDate>Wed, 27 May 2026 10:35:53 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6728/bupati-asmar-dan-wabup-muzamil-salat-iduladha-di-lokasi-berbeda-ajak-warga-perkuat-persaudaraan</guid></item><item><title>Tumi Lompok Ayam, Primadona Kuliner Kampar</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6727/tumi-lompok-ayam-primadona-kuliner-kampar</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kampar&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &#45; Pemerintah Kabupaten Kampar terus berupaya gelorakan pelestarian adat dan budaya, hal itu terlihat adanya perlombaan masak tradisional pada ajang festival Kreatif Kampar Kiri. (08/04)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari pantauan, Beragam kegiatan budaya dan ekonomi kreatif turut memeriahkan festival tersebut. Bagian yang menarik perhatian adalah lomba memasak kuliner tradisional khas Kampar Kiri, yakni Tumi Lompok Ayam dan Sambal Kacau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masakan itu menghadirkan cita rasa autentik khas daerah yang sarat dengan kekayaan rempah lokal, Kedua hidangan ini dikenal sebagai menu khas yang biasa disajikan dalam jamuan penting dan acara adat di wilayah Kampar Kiri.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah seorang juri, Ocu Musa, yang merupakan utusan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, ocu Musa, mengungkapkan kekagumannya terhadap kualitas masakan para peserta.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami melihat hasil masakan dari seluruh peserta sangat luar biasa. Selain penyajiannya menarik, cita rasanya juga sangat lezat,” ujar Ocu Musa usai melakukan penilaian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Seluruh peserta menggunakan rempah dan bumbu asli tanpa bahan penyedap. Ini yang membuat cita rasanya benar&#45;benar khas dan otentik,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui kegiatan ini, diharapkan kuliner tradisional seperti Tumi Lompok Ayam Kacau dan Sambal Kacau tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata serta mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif masyarakat di Kabupaten Kampar. (Adv)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/19590684951-img_20260415_134406.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Apr 2026 22:24:21 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6727/tumi-lompok-ayam-primadona-kuliner-kampar</guid></item><item><title>Perkuat Korwas PPNS, Polres Meranti Bahas Implementasi KUHAP 2025</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6726/perkuat-korwas-ppns-polres-meranti-bahas-implementasi-kuhap-2025</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;MERANTI,WARTAPOROS.COM&amp;nbsp; – Polres Kepulauan Meranti menggelar Sosialisasi Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) terkait penerapan Undang&#45;Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang&#45;Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Senin (25/5/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rupatama Lantai II Polres Kepulauan Meranti tersebut dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, akademisi, serta para PPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kegiatan itu, sambutan disampaikan oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitongga SH. Ia menegaskan bahwa perubahan dan pembaruan hukum merupakan bagian penting dalam menjawab perkembangan dinamika masyarakat yang terus berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, kehadiran Undang&#45;Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP menjadi momentum penting dalam memperkuat sistem peradilan pidana nasional agar lebih modern, profesional, transparan, serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Keberadaan PPNS memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ujung tombak penegakan hukum pada sektor&#45;sektor tertentu yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti perhubungan, perikanan, kehutanan, keimigrasian, kepabeanan, karantina hingga penegakan peraturan daerah,” ujar Kompol Detis dalam sambutannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga menekankan pentingnya koordinasi, sinkronisasi, dan pengawasan antara penyidik Polri dengan PPNS agar berjalan harmonis dan profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Melalui fungsi Korwas PPNS, Polri memiliki tanggung jawab memastikan proses penyidikan yang dilakukan PPNS berjalan sesuai prosedur, akuntabel, dan mampu memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, ia berharap kegiatan sosialisasi tersebut mampu meningkatkan pemahaman seluruh peserta terhadap substansi perubahan dalam KUHAP terbaru, khususnya terkait mekanisme penyidikan dan pengawasan PPNS, administrasi perkara, hingga pola komunikasi antar lembaga dalam sistem peradilan pidana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Wakapolres juga mengajak seluruh pihak membangun komitmen bersama guna memperkuat sinergi antara Polri dan PPNS.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;“Sinergi antara Polri dan PPNS bukan sekadar hubungan administratif, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum di Kabupaten Kepulauan Meranti,” tegasnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan sosialisasi menghadirkan narasumber dari unsur akademisi dan penegak hukum, di antaranya Ahli Hukum Pidana Universitas Riau, Erdiansyah, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala instansi vertikal dan organisasi perangkat daerah, seperti KSOP Kelas IV Selatpanjang, Kantor Imigrasi Kelas II Selatpanjang, unsur Bea Cukai, Karantina, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Satpol PP, hingga UPT KPH Selatpanjang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam analisa kegiatan, sosialisasi Korwas PPNS dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan sinkronisasi pelaksanaan tugas penyidikan antara Polri dengan PPNS di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tercipta kesamaan persepsi terkait kewenangan penyidikan, administrasi penyidikan, penanganan barang bukti, mekanisme pelimpahan perkara, serta penerapan hak&#45;hak tersangka dan korban sebagaimana diatur dalam KUHAP terbaru.(Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/61832421343-img-20260525-wa0039.jpg"/><pubDate>Mon, 25 May 2026 16:45:52 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6726/perkuat-korwas-ppns-polres-meranti-bahas-implementasi-kuhap-2025</guid></item><item><title>Imigrasi Selatpanjang Perketat Pengawasan Orang Asing di Meranti, Jalur Tikus hingga Overstay Jadi Perhatian Serius</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6725/imigrasi-selatpanjang-perketat-pengawasan-orang-asing-di-meranti-jalur-tikus-hingga-overstay-jadi-perhatian-serius</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;SELATPANJANG,WARTAPOROS.COM &#45; Posisi Kabupaten Kepulauan Meranti yang berada di kawasan perbatasan membuat pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing menjadi perhatian serius. Kondisi geografis yang memiliki banyak akses laut dan jalur keluar masuk tidak resmi dinilai rawan dimanfaatkan untuk berbagai pelanggaran keimigrasian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Situasi itu menjadi salah satu fokus utama dalam Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) tingkat kecamatan yang digelar Kantor Imigrasi Kelas II TPI Selatpanjang pada 18 hingga 22 Mei 2026.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima kecamatan, yakni Tebing Tinggi Timur, Tebing Tinggi, Tebing Tinggi Barat, Rangsang, dan Rangsang Barat. Forum itu melibatkan unsur Muspika, TNI, Polri, Angkatan Laut, pemerintah kecamatan, perangkat desa hingga instansi terkait lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam rapat itu, pihak Imigrasi menegaskan pentingnya pengawasan terpadu terhadap keberadaan orang asing di wilayah perbatasan. Pengawasan dinilai tidak bisa dilakukan hanya oleh satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor hingga tingkat desa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Nanda Ambeg Paramaarta, mengatakan wilayah Kepulauan Meranti memiliki tantangan tersendiri dalam pengawasan keimigrasian karena banyaknya akses laut yang terbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Wilayah perbatasan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara bersama&#45;sama dan tidak boleh berjalan sendiri&#45;sendiri. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama agar setiap informasi bisa cepat ditindaklanjuti,&quot; ujarnya dalam pemaparan rapat koordinasi tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan, pemerintah Indonesia menerapkan prinsip Selective Policy dalam kebijakan keimigrasian. Artinya, hanya warga negara asing yang memberikan manfaat dan tidak mengganggu keamanan maupun ketertiban yang diperbolehkan masuk dan tinggal di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, pengawasan di daerah perbatasan tidak hanya berkaitan dengan dokumen perjalanan, tetapi juga berkaitan dengan potensi tindak pidana lain seperti perdagangan orang maupun penyalahgunaan izin tinggal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Pengawasan orang asing bukan hanya soal administrasi keimigrasian. Ada aspek keamanan wilayah yang juga harus dijaga bersama, apalagi Meranti berbatasan langsung dengan jalur internasional,&quot; katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam forum itu, pihak Imigrasi juga menyinggung keberhasilan penanganan 20 imigran asal Bangladesh yang sempat terdampar di Kuala Merbau beberapa waktu lalu. Kasus tersebut disebut menjadi contoh pentingnya kesiapsiagaan aparat dan komunikasi lintas instansi di lapangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Selain membahas pola pengawasan, Imigrasi Selatpanjang turut memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengawasan orang asing melalui aplikasi APOA atau Aplikasi Pelaporan Orang Asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Aplikasi tersebut digunakan untuk mendata keberadaan tamu asing di hotel, penginapan, mess perusahaan maupun rumah tinggal. Sementara layanan LDK atau Layanan Data Keimigrasian diperkenalkan sebagai sarana akses data keimigrasian bagi instansi pemerintah secara legal dan terintegrasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Suasana diskusi berlangsung aktif karena banyak persoalan lapangan yang ikut dibahas peserta rapat. Mulai dari pengawasan jalur tikus di wilayah perbatasan, dugaan TPPO, penyalahgunaan visa kunjungan untuk bekerja, hingga persoalan overstay warga negara asing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pelaksanaan rapat di Kecamatan Rangsang Barat, pihak Imigrasi bahkan mengungkap adanya informasi terkait keberadaan warga negara asing di wilayah tersebut yang perlu mendapat perhatian bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami berharap seluruh unsur TIMPORA dapat meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komunikasi di lapangan. Jika ada informasi terkait keberadaan orang asing yang mencurigakan, segera laporkan agar bisa cepat dilakukan pengecekan,&quot; ungkapnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Dari rangkaian rapat yang digelar di lima kecamatan itu, sejumlah langkah konkret akhirnya disepakati. Mulai dari penguatan koordinasi lintas sektoral, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, optimalisasi penggunaan sistem digital pengawasan, hingga memperkuat deteksi dini terhadap aktivitas orang asing di wilayah perbatasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:#000000;&quot;&gt;Melalui sinergi tersebut, pengawasan orang asing di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis demi menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan Indonesia. (Nik)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/41005351182-img-20260525-wa0032.jpg"/><pubDate>Mon, 25 May 2026 16:40:35 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6725/imigrasi-selatpanjang-perketat-pengawasan-orang-asing-di-meranti-jalur-tikus-hingga-overstay-jadi-perhatian-serius</guid></item><item><title>Wabup Kampar Tinjau Pembagian Bantuan Pangan</title><link>https://wartaporos.com/read/detail/6724/wabup-kampar-tinjau-pembagian-bantuan-pangan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;Kampar&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt; &#45; Pastikan penyaluran bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran, Wakil Bupati Kampar, Misharti pantau pembagian penyerahan bantuan sembako di Kantor Desa Sawah, Kecamatan Kampar Utara. (20/04)&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Wakil Bupati Kampar, Misharti, dalam sambutannya mengapresiasi peran Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui program bantuan sembako bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok. Bantuan ini merupakan komitmen dalam menjaga stabilitas pangan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan dengan bijak serta menjaga semangat kebersamaan dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kampar, Dr. Yuli Usman, M.Ag., menegaskan bahwa pihaknya berperan aktif dalam mengawal seluruh proses distribusi bantuan agar tepat sasaran dan sesuai data penerima.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Program bantuan pangan dari Bapanas yang disalurkan melalui Bulog ini merupakan stimulus ekonomi berupa beras dan minyak goreng bagi keluarga prasejahtera. Tujuannya untuk menekan angka kemiskinan, mengendalikan inflasi, serta menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, penyaluran dilakukan secara bertahap sepanjang tahun dengan mekanisme verifikasi berbasis data kependudukan melalui KTP atau kartu penerima di tingkat desa dan kelurahan. (Adv)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://wartaporos.com/assets/berita/original/15622738348-medium_news_1777774573.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Apr 2026 15:59:36 +0700</pubDate><guid>https://wartaporos.com/read/detail/6724/wabup-kampar-tinjau-pembagian-bantuan-pangan</guid></item></channel></rss>