Polda Riau Tahan Manajer PT SSS Terkait Kasus Karhutla

Selasa, 08 Oktober 2019 - 21:00:00 WIB Cetak

Karhutla Riau. (Foto: int)

PEKANBARU, WP.COM--Penyidik Polda Riau melakukan penahanan terhadap manajer operasional perusahaan perkebunan sawit PT Sumber Sawit Sejahtera (SSS) terkait kasus Karhutla di Riau.

“Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau telah melakukan penyidikan secara professional, sehingga akhirnya menetapkan status tersangka kepada dua orang di dalam korporasi PT SSS ini. Satu tersangka An EDH, sesuai perintah Undang Undang, yang mewakili perusahaan tidak dapat ditahan. Dan satu tersangka AOH telah di tahan,” ujar Kombes Pol Sunarto selaku Kabid Humas Polda Riau dalam keterangan kepada pers (08/10/2019) sore.

Masih di kesempatan yang sama, Direskrimsus Polda Riau, AKBP Andri Sudarmadi, mengatakan bahwa pada hari Sabtu 23 Februari 2019  sekira jam 13.00 Wib terlihat adanya titik api di areal Perkebunan PT. SSS yang berada di Blok I 43. " Upaya pemadaman yang  tidak dapat dilakukan  secara maksimal, dan berakibat api menjalar ke areal Blok lainnya,"ujar Andri. 

Loading...

“ Dalam pemeriksaan oleh Penyidik di Direktorat Reskrimsus Polda  Riau, saksi ahli menyatakan bahwa terdapat bukti telah terjadi kelalaian oleh korporasi yang menyebabkan kebakaran lahan hingga mencapai luas sekitar 155,2 HA," terang Andri melanjutkan. 

Menurut keterangan Andri, bahwa hotspot yang terus bergerak dari hari ke hari, baik yang melanjutkan hotspot dari hari sebelumnya maupun timbulnya hotspot baru di lain petak memastikan bahwa upaya pengendalian kebakaran yang dilakukan oleh PT. SSS nyaris hampir tidak dilakukan. Kalaupun ada, diduga dilakukan ketika api akan menuntaskan pembakaran yaitu setelah menghanguskan isi petak yang telah ada dan menghanguskan petak selanjutnya. 

“Sesuai keterangan saksi ahli yang kami minta, menyebutkan bahwa kelalaian perusahaan dalam memadamkan api benar benar telah terjadi,” pungkas Andri sambil menutup keterangannya.(*/Tnr)



Baca Juga Topik #riau+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+