Janji Tak Dipenuhi, Solok Selatan Darurat Sampah

Ahad, 23 Juni 2019 - 23:35:02 WIB Cetak

TPS yang berlokasi di Golden Arm, Padang Aro.

SOLSEL,WP.COM—  Persoalan sampah masih menjadi masalah serius di Kabupaten Solok Selatan (Solsel). Betapa tidak, tumpukan tumpukan sampah terlihat di sejumlah lokasi, seperti di Terminal Pasar Baru Muara Labuh sampah berserakan dimana mana dan mengeluarkan aroma tidak sedap.

Kemudian di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang berlokasi di Golden Arm, Padang Aro. Di sini tumpukan sampah tampak menggunung lantaran tidak kunjung diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berlokasi di di Jorong Jujutan, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir.

Informasi yang dirangkum, munculnya tumpukan sampah ini lantaran adanya janji Pemerintah setempat melalui Dinas terkait kepada warga sekitar TPA yang hingga kini belum terealisasi.

Loading...

"Jika jalan kabupaten di Jujutan diaspal, maka sampah yang menggunung di TPS dan ditempat lain bisa langsung diangkut ke TPA,  janji Pemkab dan warga Jujutan dengan kepala dinas sebelumnya," kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Solok Selatan,, Amril Bakri kepada Media beberapa hari yang lalu.

Tahun sebelumnya, pihak dinas terkait sudah mengupayakan mengangkut sampah perdana ke TPA. Namun di jalan, kontainer sampah mendapat hambatan. Warga setempat melarang operasional pengangkutan sampah berjalan, sebelum janji pengaspalan atau hotmix jalan kabupaten di Jujutan terealisasi.

Beberapa hari kemudian lanjut Amril Bakri, warga setempat juga menyatakan melarang kontainer melewati jalan jujutan dengan himbauan melalui spanduk dan larangan secara tertulis yang dilayangkan ke dinas.

"Justru itu, pengangkutan sampah perdana terkendala. Kini di TPS warga juga melarang membuang sampah, dengan alasan dapat mencemari sungai dan menyerap ke bak PDAM. Juga kami dilarang, sehingga sampah menumpuk," tambahnya.

Kondisi yang terjadi di TPS yang menyebabkan sampah terus menggunung dari tahun ke tahun, karena pihak dinas belum memiliki alat berat. Baik jenis ekcavator maupun wheel loader.

“ Tahun lalu, pihak dinas sudah upayakan merental ekcavator untuk perbaikan sampah yang bertebaran hingga ke pinggir jalan. Namun kini telah menumpuk kembali dan jumlahnya terus bertambah. Sampah yang ditumpukan di TPS Golden Arm Sangir, merupakan sampah yang berasal dari Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Sungaipagu, Pauhduo, Sangir dan Sangir Jujuan," katanya.

Namun sampah tersebut minimal diakhir tahun sudah bisa dipindahkan ke TPA, sehingga bau busuk yang menyengat tidak lagi meresahkan setiap warga yang lewat di jalan utama Bumi Perkemahan Camintoran.

"Apalagi jalan ke Camintoran akan di hotmix tahun ini, dengan pindahnya sampah. Sehingga pengunjung bumi perkemahan dan warga yang melintas akan merasa nyaman dan bebas dari bau busuk," ucapnya.

Sementara, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, Darmawan Efendi menjelaskan, saat ini sedang dalam proses tender.

Kepala Dinas PUPR Solok Selatan, Hanif Rasimon mengatakan, hotmix jalan Jujutan sekitar 3,5 KM yang tercapai anggaran, hal ini ditindak lanjuti agar operasional pengangkutan sampah berjalan sesuai harapan.

"Anggarannya sekitar Rp3 miliaran," singkatnya.

Terpisah, Wali Jorong Jujutan, Edi Hermanto menyebutkan, kondisi jalan jujutan tidak memadai untuk operasional sampah dan harus di hotmix dulu. Baru sampah bisa diantar ke TPA.

Hal ini sudah menjadi kesepakatan Pemkab dengan niniak mamak, tokoh dan masyarakat setempat sebelum tanah diserahkan untuk pembangunan TPA.

"Ya, memang dilarang masyarakat sebelum di aspal. Sebab, bila diangkut dengan situasi jalan rusak, tentunya sampah dalam truk pasti berjatuhan. Nah, yang kena baunya kan masyarakat kami juga," pungkasnya.ABG.

Permasalahan persampahan bukan saja di lokasi TPA Jujuran, jalan dua jalur di depan kantor Bupati Timbulun, jalan dua jalur masuk pasar baru Padang Aro, yang lebih parah diyerminal pasar baru Muaralabuh, bak ibarat pasir dipantai sampah bertebaran. (Abg)



Baca Juga Topik #kesehatan+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+