Bunda PAUD Ismiatun Buka Gebyar Hari Anak Nasional 2026 di Meranti, Tekankan Pentingnya Perlindungan dan Kreativitas Anak

Sabtu, 07 November 2026 - 14:54:06 WIB Cetak

MERANTI,WATAPOROS.COM.  – 

Bunda PAUD Kabupaten Kepulauan Meranti, Hj. Ismiatun, SE, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 yang diawali dengan senam massal di Gedung Afifa, Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi, Sabtu (7/11/2026).


 

Loading...

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, memberikan perlindungan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan menyenangkan bagi tumbuh kembang anak usia dini.


 

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Tema tersebut mengandung pesan penting bahwa anak merupakan generasi penerus sekaligus investasi terbesar bagi masa depan bangsa dan daerah.


 

Dalam sambutannya, Hj. Ismiatun menegaskan bahwa tanggung jawab terhadap anak tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar, seperti makanan dan pakaian, tetapi juga memberikan kasih sayang, perlindungan menyeluruh, serta kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara sehat, aman, cerdas, dan ceria.


 

Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan lingkungan yang mendukung perkembangan fisik, mental, sosial, dan emosional. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari orang tua, tenaga pendidik, pemerintah hingga masyarakat.


 

“Anak-anak adalah investasi terbesar bagi bangsa ini. Di tangan merekalah masa depan daerah dan negara kita akan dititipkan. Tugas kita bukan sekadar memberi mereka makan dan pakaian, melainkan memberikan perlindungan yang utuh, kasih sayang yang tulus, serta ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk tumbuh secara sehat, aman, cerdas, dan ceria,” ungkap Ismiatun.


 

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan senam massal menjadi salah satu upaya menanamkan kebiasaan hidup aktif dan sehat sejak usia dini. Menurutnya, kondisi fisik yang bugar merupakan salah satu fondasi penting dalam mendukung perkembangan kecerdasan dan pembentukan mental anak.


 

Ismiatun mengapresiasi antusiasme anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut. Keceriaan dan semangat mereka dinilai menjadi energi positif bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kepulauan Meranti.


 

Selain senam massal, Gebyar Hari Anak Nasional 2026 juga menghadirkan berbagai perlombaan sebagai wadah bagi anak-anak untuk mengeksplorasi minat, bakat, potensi, dan kreativitas.


 

Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi Lomba Senam Anak Indonesia Hebat, Lomba Kolase, Lomba Solo Song, serta Lomba Fashion Show dengan memanfaatkan bahan bekas atau daur ulang.


 

Melalui berbagai kegiatan tersebut, anak-anak diharapkan memperoleh pengalaman positif, meningkatkan keberanian tampil di depan umum, mengembangkan kreativitas, memperluas pergaulan, serta menumbuhkan nilai persahabatan dan sportivitas.


 

Dalam kesempatan itu, Bunda PAUD juga mengajak para guru dan tenaga pendidik untuk memastikan bahwa lembaga PAUD menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak.


 

Ia menekankan pentingnya menghindari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang dapat membuat anak merasa diabaikan atau tersisihkan.


 

“Biarkan mereka bermain, berani tampil, bersosialisasi, dan membangun rasa percaya diri. Tugas kita adalah mengarahkan dan menjaga agar masa emas (golden age) mereka terlewati dengan penuh kebahagiaan,” tuturnya.


 

Ismiatun turut memberikan pesan khusus kepada anak-anak agar senantiasa belajar dengan gembira, patuh kepada orang tua dan guru, serta berani menggantungkan cita-cita setinggi langit.


 

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Raja Yusran, S.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh tenaga pendidik PAUD dan TK untuk terus menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan dedikasi.


 

Ia mengakui bahwa menjadi guru TK maupun PAUD bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai tantangan dan rintangan membutuhkan kesabaran serta komitmen yang kuat dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.


 

Namun demikian, ia meyakini para guru PAUD di Kabupaten Kepulauan Meranti merupakan tenaga pendidik hebat yang telah menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan.


 

Raja Yusran juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk memperkuat komitmen melalui tiga hal penting.


 

Pertama, menjadikan sekolah PAUD sebagai rumah kedua bagi anak, yakni tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa adanya kekerasan maupun perlakuan diskriminatif.


 

Kedua, menghormati dan mendengarkan suara anak dengan memberikan ruang bagi mereka untuk bertanya, menyampaikan pendapat, berekspresi, serta bermain. Menurutnya, dunia anak merupakan dunia bermain sehingga proses pendidikan harus mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan.


 

Ketiga, memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan seluruh mitra pendidikan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan di sekolah tidak dapat dicapai hanya oleh tenaga pendidik, tetapi membutuhkan kerja sama dan keterlibatan aktif orang tua.


 

“Pendidikan di sekolah hanya dapat berhasil apabila kolaborasi dan kerja sama antara guru yang ada di sekolah dengan orang tua siswa dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.


 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal dan Informal (PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti, Suprapti, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa Gebyar Hari Anak Nasional 2026 diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan berakhlak mulia.


 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memeriahkan peringatan Hari Anak Nasional sekaligus memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, bakat, minat, dan potensi diri.


 

Berdasarkan laporan panitia, kegiatan ini diikuti sekitar 260 peserta yang terdiri atas murid dan guru pendamping dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


 

Pelaksanaan kegiatan melibatkan berbagai unsur pendidikan dan organisasi mitra, di antaranya Bunda PAUD Kecamatan, kepala sekolah PAUD, kepala sekolah SD se-Kecamatan Tebing Tinggi, koordinator wilayah pendidikan kecamatan, Pokja Bunda PAUD, IGTKI, serta HIMPAUDI Kabupaten Kepulauan Meranti.


 

Suprapti berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perkembangan anak melalui pengalaman belajar yang edukatif, menyenangkan, dan ramah anak.


 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua beserta pengurus TP-PKK Kabupaten Kepulauan Meranti, Bunda PAUD kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Meranti, kepala sekolah PAUD, kepala sekolah SD se-Kecamatan Tebing Tinggi, para koordinator wilayah kecamatan, pengurus Pokja Bunda PAUD, IGTKI, HIMPAUDI, serta para guru, orang tua dan peserta didik.


 

Melalui Gebyar Hari Anak Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan kebahagiaan anak merupakan tanggung jawab semua pihak demi membangun generasi masa depan yang berkualitas.(Manik)







Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+