Islamnya Bos JNE, Mimpi di Jabal Rahmah hingga Bangun 99 Masjid

Jumat, 18 Oktober 2019 - 19:38:47 WIB Cetak

Pendiri dan Direktur Utama JNE Johari Zein. (Foto: int)

JAKARTA,WP.COM - Djohari Zein yang meminta sebagai Presiden Komisaris layanan pengiriman paket JNE menjadi mualaf sejak 1982. Diluncurkan, ia menerima di Medan, Sumatera Utara dari keluarga pedagang Tionghoa.

"Saya terlahir 1954, dari keluarga WNI Tionghoa, keluarga saya Budha, dan saya disekolahkan di sekolah Katolik," kata Djohari di Jakarta, Kamis (17/10).

Kemudian pada saat menemukan Islam 37 tahun yang lalu, semenjak itu Alquran menjadi petunjuk jalan pergi. Selama setengah perjalanan usianya, ia mendirikan perusahaan seperti JNE, ia pun bertekad untuk membuat JNE sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

Loading...

Ia juga sadar, perjuangannya tak terlepas dari pertolongan Allah SWT. "Saya bertemu dengan guru saya Haji Suprapto, dan saya tidak mungkin berhasil tanpa pertolongan dari Allah," ucap Djohari.

Ia pun turut mengamalkan ayat suci Alquran dalam surah al-Ma'un yang berisikan hingga tujuh ayat. Dalam surah tersebut atas, bagi seorang Muslim, lakukan yang terbaik untuk anak yatim, dan beri makan kepada orang miskin, agar tidak menyia-nyiakan ibadahnya kepada Yang Maha Penguasa. "Berbuat kebaikan adalah tanda rasa syukur yang kita terima," kata dia.

Kemudian pada 2000 yang lalu, ia melanjutkan ibadah seorang Muslim untuk pergi haji. Pada saat di Jabal Rahmah, Djohari melihat pemandangan yang tak berbintang.

Ternyata pemandangan ini pernah ia mimpikan saat masih duduk di bangku SMP. "Pemandangan di Jabal Rahmah pernah saya lihat di mimpi saat saya SMP. Dari situ saya sadar saya adalah islam," kenangnya.

Djohari juga berkeinginan untuk membangun sebuah masjid. Niatnya dijawab oleh Allah untuk dapat dibangun hingga 99 masjid. Ia mendirikan lembaga filantropi, Yayasan Johari Zein, sebuah yayasan yang membangun 99 masjid. Jumlah ini diambil dari nama baik Allah atau asma al-husna.

Dari 99 masjid, saat ini Yayasan Johari Zein telah membangun masjid Zeinurrahim di desa Medana Lombok Utara. Jika 99 masjid sudah terbangun, Yayasan Johari Zein akan kembali membangun 99 masjid lainnya. "Saya ingin memulai perjalanan jihad ini," ungkap Djohari yang juga pendiri perusahaan startup.

Bagi Indonesia dengan jumlah pemeluk agama Islam terbesar di dunia, menjadi penguat bangunan bangsa, menjadi cahaya bagi semesta, dan menghasilkan generasi yang unggul dan beradab. Salah satunya dapat melalui pemakmuran masjid.

"Kalau sudah mengenal Alquran, insya Allah kita tidak akan tersesat. Kalau sudah beriman, insya Allah kita tidak mau zalim. Dan kalau mau antarkan kebaikan, insya Allah kita bisa mulai dengan membangun Masjid," ucap Djohari.***

Sumber: Republika.co.id





Baca Juga Topik #serba serbi+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+