SMAN 1 Pangkalan Kerinci Diminta Transparan Penggunaan Dana SPP

Rabu, 11 September 2019 - 16:41:14 WIB Cetak

Ketua Forum Aktivis Peduli Pendidikan Pelalawan, Fadlan S.IP

WARTAPOROS.COM--Meski Pungutan Iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) melalui Komite Sekolah tidak diperbolehkan lagi, namun berbagai pihak mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan keuangan sekolah.

Salah satu menjadi sorotan yakni pengelolaan keuangan Komite di SMAN 1 Pangkalan Kerinci. Hal ini mendapat kritikan keras dari Ketua Forum Aktivis Peduli Pendidikan Pelalawan, Fadlan S.IP kepada wartaporos.com, Rabu (11/8/19). Mempertanyakan transparansi pengelolaan keuang komite sekolah, sebab selama ini masyarakat tidak mengetahui kemana saja uang komite itu di pergunakan.

"Kita ingin transparan pengelolaan uang komite ini, meski sudah di stop pada bulan lalu sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Riau. Kita menilai sampai hari ini pihak sekolah masih tertutup, tentunya kita akan mempertanyakan karena itu adalah hak kita,"ucap mantan Ketua Himapel Bandung dengan lantang.

Dikatakan Alumni SMAN 1 Pangkalan Kerinci ini, bahwa selama ini pihak sekolah sudah mengutip uang iuran SPP selama 8 bulan, diduga uang itu dipergunakan untuk membayar gaji honorer, tentunya sisa uang tersebut di pergunakan kemana.

"Iuran SPP dikutip mulai dari Januari hingga Agustus 2019, dengan besaran iuran 75 ribu persiswa setiap bulannya, sedangkan jumlah siswa lebih kurang 1.100 orang, tentu bisa dikalikan perbulan mencapai 80 juta, dengan jumlah seperti itu bisa membayar gaji guru honorer 40 orang,"terangnya.

Selain itu, ia juga mempertanyakan apakah gaji guru honorer tidak masuk dalam penganggaran Dinas Pendidikan Provinsi Riau atau melalui dana Bos maupun Bosda. Makanya kami ingin transparansi sekolah terhadap pengelolaan dana komite, terlebih sekolah merupakan lembaga pendidikan yang mengajarkan siswa untuk berprilaku jujur dan tempat mencerdas anak bangsa.

"Kita tunggu klarifikasi pihak sekolah terhadap penggunaan dana komite ini, serta diminta Gubernur Riau untuk benar-benar serius pembangunan pendidikan khususnya di Kabupaten Pelalawan, "tegasnya. (Erik)



Baca Juga Topik #pendidikan+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+