Kesbangpol Meranti Gelar Acara Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama

Rabu, 10 Juli 2019 - 21:58:59 WIB Cetak

Foto: Sekda Yulian Norwis SE MM saat mengahdiri acara Pembinaan Kerukununan Umat Beragama, bertempat di AKA Meranti Hotel, pada Rabu (10/7/2019).

WARTAPOROS.COM - Sekda Kab. Kep. Meranti Yulian Norwis SE. MM menghadiri sekaligus membuka secara resmi  acara Pembinaan Forum Kerukunan Umat Beragama, bertempat di metting room AKA Meranti Hotel, Jalan Terubuk Selatpanjang, pada Rabu (10/7/2019) pagi.


Selain Sekda, acara yang digelar oleh Kesbangpol Meranti itu juga dihadiri Kajari Kepulauan Meranti, Asisten I Syamsuddin SH MH, Ketua FKUB Provinsi Riau Abdul Razak, Ketua dan pengurus FKUB Meranti, Ketua FKDM Meranti, Perwakilan dari masing masing pemeluk Agama yang ada di Meranti, Pengurus LSM di Meranti, Sapma PP Meranti serta undangan lain nya.


Dalam kata sambutannya, Sekda Yulian Norwis menyampaikan, atas nama pemerintah daerah, sangat apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini, sudah barang tentu, semoga melalui acara pembinaan FKUB,  kerukunan antar umat beragama yang  merupakan dambaan dan harapan kita semua, terus semakin mantap, ucap Sekda.

Loading...


Pada kesempatan itu, Ketua FKUB Prov. Riau Abdul Razak yang hadir selaku nara sumber, memberikan pencerahan kepada seluruh undangan dan peserta yang hadir betapa pentingnya kerukunan antar umat beragama.


Dikatakan pula oleh Abdul Razak, bahwa  Republik Indonesia yang sangat kita cintai bukanlah bukanlah negara animisme, bukan pula negara theokrasi.


Meski begitu, kita harus berfikiran bahwa negara memberikan keuntungan pada agama dan sebaliknya agama juga memberi keuntungan kepada negara, dengan begitu akan tercipta kerukunan antara negara dengan seluruh pemeluk agama.


Kita sebagai warga negara harus membentengi diri dengan khaidah agama yang kita anut agar terhindar dari interfensi politik yang bertujuan memecah belah antar pemeluk agama yang berbeda.


Menurut Abdul Razak, dari sisi geografis Indonesia merupakan negara yang besar dimana terdapat kurang lebih  17.500 pulau dan suku- suku yang begitu banyak dengan ragam bahasa.


Jika kita dapat terus menjaga kerukunan yang sudah kita capai, tentu hal ini menjadi sebuah kekuatan besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan dunia akan menjadikan Indonesia sebagai negara yang diperhitungkan, tutur Abdul Razak.


Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH. MH, berkesempatan memberikan ceramah singkat terkait kerukunan umat beragama, ia mencontohkan bahwa di Kabupaten Kepuluan Meranti meski mayoritas pemeluk agama terbesar adalah Islam, namun sejak dulu saat pemeluk agama lain melaksanakan ibadah, tidak pernah terjadi gangguan.


Kita semua dapat melihat, bahwa di Meranti terdapat 6 agama yang diakui oleh negara, dan semua pemeluk agama yang berbeda beda tetapi hidup rukun dan damai, ungkap Asisiten I.


Saat perayaan Imlek, masyarakat bersama sama memeriahkan dan bergembira, demikian pula pada saat hari raya Idul Fitri tampak seluruh masyarakat dengan kompak merayakannya. 


Menurut Asisten I, kerukunan tidaklah terwujud begitu saja, tentu harus ada upaya dari semua pihak, termasuk yang dilaksanakan oleh Kesbangpol hari ini.


Walaupun UUD 1945 sudah menjamin kebebasan beragama bagi penganutnya, tetapi perlu keterlibatan dari pemerintah daerah dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama.


Bupati, Sekda ataupun Asisten bukan hanya milik satu pemeluk agama saja, jadi janganlah heran atau bertanya- tanya kalau suatu ketika hadir di acara peresmian rumah ibadah agama yang lain, itu dilakukan demi terwujudnya kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Kepulauan Meranti, pungkas Asisten I Syamsuddin.


Diakhir penyampaiannya, Asisiten I sekaligus menutup secara resmi, acara Pembinaan Kerukunan Umat Beragama.(nik).





Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+