KAMMI Pelalawan Akan Somasi BPN Propinsi Riau Terkait HGU PT. PSJ

Rabu, 10 Juli 2019 - 16:03:21 WIB Cetak

(Ilustrasi)

WARTAPOROS.COM--Pekan depan Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Komisariat Pelalawan akan kembali mengirimkan surat somasi kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Propinsi Riau.

Pasalnya, diduga tidak memiliki Hak Guna Usaha (HGU), Perusahan Perkebunan dan Pengelolaan Kelapa Sawit PT. Peputra Supra Jaya (PSJ) di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, yang sudah beroperasi puluhan tahun.

Selain itu, adanya dugaan pihak perusahan menahan 200 hektar sertifikat milik masyarakat yang sudah selesai kerjasama dengan sistem KKPA. Tentunya hal tersebut sangat merugikan masyarakat.

Disamping itu, KAMMI Pelalawan juga meminta kepada BPN Propinsi Riau untuk terbuka terhadap HGU Perusahan, sebab selama ini menjadi polemik di masyarakat. Bahkan mempertanyakan kinerja BPN tentang dikeluarkannya Sertifikat Prona Program Presiden Jokowi salah sasaran, seharusnya sertifikat tanah itu diberikan kepada petani yang tak mampu, hal ini terjadi dengan Kelompok Tani BB di Kelurahan Kerinci Barat, Kabupaten Pelalawan.

"Kita akan surati terlebih dahulu BPN Propinsi Riau, terkait aksi demo beberapa waktu lalu di BPN Kabupaten Pelalawan. Ya, kalau tidak ada jawaban tentunya kita akan melakukan aksi kembali di BPN Propinsi Riau,"ucap Ketua KAMMI Pelalawan, Tauhid Marifatullah S.Ip, Rabu (10/07/2019) kepada wartaporos.com.

Sambung Tauhid, persoalan HGU di Kabupaten Pelalawan harus dapat diselesaikan sebab persoalan HGU ini menjadi polemik di masyarakat."Kita menduga banyak lahan perusahan yang tidak memiliki HGU. Terlebih beberapa waktu lalu Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) mengeluarkan pernyataan terkait 1 juta hektare (Ha) kebun sawit di Riau tanpa memiliki izin.

Selain itu, dia juga sudah membicarakan persoalan ini ditingkat pusat bersama pihak-pihak yang mendukung aspirasi masyarakat. Bahkan aktivis mahasiswa yang berada di jakarta sudah memberikan pernyataan siap untuk mendukung penyelesaian persoalan tersebut. (rik)





Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+