Kejaksaan Diminta Selidiki Proyek Renovasi Gedung DPRD Siak

Sabtu, 25 Mei 2019 - 03:07:48 WIB Cetak

SIAK(WP.COM)- Renovasi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Siak telah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019. Perbaikan gedung berusia lebih kurang 18 tahun itu dianggarkan sekitar Rp.6 Miliar, dan dimenangkan oleh PT. Superita Indo Perkasa.

Hanya saja, pada proses lelang tender proyek rehab gedung wakil rakyat ini  terindikasi sarat penyimpangan. Diduga PT. Superita Indo Perkasa sebagai perusahaan pemenang  telah main mata dengan panitia lelang dari pemkab Siak. Hal ini sebagaimana dikatakan Tokoh Muda Lembaga Adat Melayu (LAM) Siak, Rolis Mukhtar, Jumat (24/05)

“Saya sebagai pengurus LAM Siak akan mengundang penggiat anti korupsi untuk masalah ini. Kita akan somasi dan minta Kejaksaan Negeri Siak untuk menyelidiki dan memeriksa panitia ULP, Pokja Siak dan pihak perusahaan (Pemenang, red)," tegas Rolis.

Loading...

Dijelaskan bahwa, pada saat lelang hingga jelang pegumuman pemenang, terindikasi ada permainan pengaturan angka- angka yang telah disepakati panitia dengan pihak perusahaan (Pemenang). Ini bisa dilihat dari nilai penawaran terendah, dan pemenang dengan ring nilai sangat fantastis, yaitu senilai Rp 900 juta.

“ Saya yakin ini terindikasi ada permainan dan disepakati panitia lelang tersebut." tegasRolis.

Di sisi lain, Rolis, yang juga sebagai ketua Garda partai Nasdem Siak itu juga menyoroti proses lelang pengadaan pipa di kecamatan Lubuk Dalam, dengan besaran nilai sekitar Rp.11 Miliar.

“ Kita sudah melakukan sangahan dan somasi, tetapi sampai hari ini belum dijawab oleh pihak ULP. Kemudian beberapa lelang yang hilang begitu saja, seperti pembangunan LAM di Lubuk Dalam, ini ada apa," sebut dia lagi.

Diketahui, selain kumuh kondisi atap gedung DPRD Siak tampak sudah mulai lapuk. Rencananya dalam waktu dekat ini mulai dikerjakan oleh perusahaan pemenang lelang, dengan nilai Rp. 5.8 miliar lebih. (Roni)

 



Baca Juga Topik #riau+


Loading...
Tulis Komentar +

Berita Terkait+