Menteri Susi Kagumi Potensi Kelautan Kepulauan Selayar

Selasa, 23 April 2019 - 10:27:44 WIB Cetak

Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudji Astuti saat menyampaikan sambutan.

WARTAPOROS.COM- Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudji Astuti, mengagumi potensi kelautan Kepulauan Selayar. Terlebih potensi sumberdaya perikanan. Untuk itu Pemda diminta fokus membangun visi sebagai kabupaten Kemaritiman.

Hal itu dikatakan Menteri Susi dalam pertemuan dan tatap muka dengan seluruh Stakeholder, pada kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (SulSel), Senin (22/04).

Kabupaten Kepulauan Selayar yang terdiri dari sekitar 130 pulau-pulau kecil, dan memiliki keindahan laut serta potensi sumberdaya kelautan dan perikanan yang besar. Sesuai data yang Ia miliki, terdapat lebih dari 260 jenis terumbu karang, 12 jenis lamun, dan ekosistem mangrove, dan pulau-pulau kecil yang cantik, termasuk atoll terbesar kedua di dunia, yaitu Taka Bonerate.

Loading...

“ Dengan segenap potensi kelautan dan perikanan yang terdapat di Kapulauan Selayar, maka akan sangat tepat jika Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar membangun visi sebagai Kabupaten Maritim, yang fokus dalam pengembangan potensi perikanan dan pariwisata," jelasnya.

Pada Kesempatan tersebut Menteri yang dikenal dengan gayanya yang santai ini juga sempat menyikapi permasalahan sampah, khususnya sampah plastik yang masuk ke laut untuk segera ditangani dan dicari solusinya secara tepat.

"Bahwa Pemerintah Indonesia telah berkomitmen mengurangi sampah plastik hingga 70 % sampai tahun 2025 mendatang. Seluruh Lapisan masyarakat harus bisa mengurangi sampah plastik di laut dengan mengurangi pemakaian kantong plastik, botol minum plastik, kemasan plastik dan sedotan plasti," ucap Pemilik Tegline "Tenggelamkan" itu.

Lebih lanjut, terkait isu dan permasalahan dalam pengelolaan pulau-pulau kecil, termasuk masalah penguasaan pulau, kepemilikan pulau, jual/beli pulau, dan pemanfaatan atau investasi di pulau-pulau kecil, maka harus dipahami bersama bahwa sudah ada peraturan perundang-undangan yang secara khusus mengatur pemanfaatan pulau-pulau kecil dan penataan pertanahan di pulau-pulau kecil.

“ Upaya-upaya tersebut perlu dilakukan untuk mencegah timbulnya konflik antar masyarakat dan investor,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa Pemanfaatan pulau-pulau kecil dan pemanfaatan perairan di sekitarnya oleh penanaman modal asing harus mendapatkan Izin Menteri Kelautan dan Perikanan, sebagaimana telah ditur dalam Undang-undang tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Diakhir sambutannya Menteri Susi berjanji untuk kembali akan berkunjung ke Kepulauan Selayar, Jika Selayar sudah bebas dari kegiatan Desctructive Fishing.

"Saya berjanji akan kembali berkunjung dan saya siap membantu pemda selayar untuk membangun komunikasi dengan kementerian lainnya, jika di Selayar tidak ada lagi Pemboman Ikan dan Kegiatan Desctructive Fishing lainnya,” ucapnya.

Sementara Bupati Basli Ali, dalam sambutannya mengucapkan terimakasih atas kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Kabupaten Kepulauan Selayar. Pada kesempatannya Bupati juga melaporkan kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Selayar yang mempunyai 130 Pulau-pulau kecil.

“ Seluruh pulau pulau kecil tersebut dikelilingi oleh terumbu karang dan lamun sehingga kaya akan sumber daya perikanan dan pariwisata. Bahwa pengelolaan potensi tersebut tentu banyak mengalami kendala, diantaranya diberlakukannya Undang-undang 23 tentang Pemerintah Daerah. Implikasi dari penerapan Undang-undang 23 secara otomatis daerah Kabupaten Kepulauan Selayar dipersempit kewenangannya dalam pengawasan wilayah lautnya," terang Bupati.

Bupati Kepulauan Selayar juga menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada pemerintah pusat yang dinilai berhasil, dan telah memberikan perhatian kepada seluruh masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.

"Kami mengucapkan selamat atas berbagai capain Kementerian Kelautan dan Perikanan di bawah kepemimpinan Ibu Susi Pudjiastuti, khusunya dalam pemberantasan illegal fishing, kekayaan laut kita tidak lagi dikuasai oleh sekelompok kecil mafia perikanan," tutur Bupati.

“ Berharap kunjungan Menteri Kelautan ini dapat menjadi pendorong bagi kemajuan Kabupaten Kepulauan Selayar, menuju masyarakat maritim yang sejahtera,” pungkas Bupati Basli Ali.

Reporter A.Tahang



Baca Juga Topik #nasional+
Loading...
Tulis Komentar +
Berita Terkait+
Ekonomi

Lima Blok Migas akan Dilelang, Berikut Daftarnya

Jumat, 11 Januari 2019
Ekonomi

Penguatan Rupiah Bisa Tertahan

Rabu, 06 Februari 2019