Wakapolres Tinjau Progres Sumur Bor, solusi Air Bersih Bagi 100 KK di Selatpanjang Timur.

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:31:38 WIB

MERANTI,WARTAPOROS.COM  – 

Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kepulauan Meranti terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program penyediaan air bersih. Memasuki hari kelima pengerjaan, progres pembangunan sumur bor di Kelurahan Selatpanjang Timur, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, telah mencapai sekitar 75 persen.


 

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026) siang itu dipantau langsung oleh Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, SH, bersama sejumlah personel Polres dan Polsek Tebing Tinggi.


 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Intelkam Polres Kepulauan Meranti IPTU Mada Surya, Kanit Intelkam Polsek Tebing Tinggi AIPTU Hans Riduan, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Selatpanjang Timur BRIPKA Ade Fadhli.


 

Pembangunan sumur bor berlokasi di halaman belakang Kantor Lurah Selatpanjang Timur, Jalan Dorak Nomor 38. Program ini diproyeksikan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 100 kepala keluarga yang tinggal di kawasan tersebut.


 

Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga mengatakan, program sumur bor ini merupakan bagian dari bakti sosial Polri yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih secara berkelanjutan.


 

"Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kepulauan Meranti berupaya hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan sarana air bersih yang dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang," ujarnya.


 

Berdasarkan data teknis, sumur bor yang dibangun memiliki kedalaman 75 meter dengan pipa sedot berukuran 2,5 inci. Air nantinya akan didistribusikan menggunakan pompa berkapasitas 20 liter per menit menuju tandon penampungan berkapasitas 1.000 liter yang dibangun di atas menara setinggi 2,5 meter.


 

Pada hari kelima pengerjaan, tim pelaksana fokus menyelesaikan pengecoran fondasi dan tiang penyangga tandon air berukuran 170 sentimeter persegi. Secara keseluruhan, progres pekerjaan telah mencapai sekitar tiga perempat dari target yang direncanakan dengan estimasi waktu penyelesaian selama tujuh hari.


 

Menurut Kompol Detis, kebutuhan air bersih di Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi persoalan yang cukup krusial mengingat kondisi geografis daerah yang didominasi pulau-pulau kecil dengan lahan rawa dan gambut. Selama ini sebagian masyarakat masih mengandalkan penampungan air hujan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.


 

"Kehadiran sumur bor ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang lebih mudah, terutama saat musim kemarau atau ketika ketersediaan air hujan berkurang," tambahnya.


 

Polres Kepulauan Meranti memastikan pembangunan sumur bor akan terus dipantau hingga selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.


 

 Program penyediaan air bersih ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga di wilayah Kepulauan Meranti.(Manik)