Harkitnas 2026, Bupati Asmar: Kemandirian Bangsa Dimulai dari Perlindungan Generasi Muda

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:07:02 WIB

MERANTI,WARTAPOROS.COM  – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Selatpanjang, Rabu (20/5/2026).


 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Asmar membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid.

Tema Harkitnas tahun ini yakni “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dinilai menjadi pengingat pentingnya menjaga generasi muda sebagai fondasi masa depan bangsa.


 

Menurut Asmar, tema tersebut merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa dalam menjaga Ibu Pertiwi melalui perlindungan terhadap anak-anak sebagai tunas bangsa.


 

“Hal ini menegaskan pentingnya kemandirian sebagai negara yang berdaulat. Sebagaimana amanat para pendiri bangsa, kemajuan sebuah negara tidak ditentukan oleh bantuan pihak lain, melainkan oleh keteguhan hati rakyatnya untuk bersatu dalam satu visi besar,” ujar Asmar saat membacakan pidato tersebut.


 

Ia menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah tengah menjalankan berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.


 

Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis yang kini mulai berjalan masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia guna membangun fondasi kesehatan generasi masa depan. 


 

Selain itu, pemerintah juga memperluas akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai peningkatan kualitas guru dan pemberian beasiswa.


 

"Di sektor kesehatan, pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis secara masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh,” jelasnya.


 

Bupati Asmar juga menyoroti pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diarahkan menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa. Melalui koperasi tersebut, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh akses permodalan, pupuk, distribusi hasil panen hingga kebutuhan pokok dan layanan ekonomi dasar lainnya.


 

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga disebut terus memperkuat perlindungan generasi muda di ruang digital melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.


 

Dalam aturan tersebut, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi sejak 28 Maret 2026.


 

“Melalui kebijakan ini, hendaknya kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya,” tegasnya.


 

Menutup amanatnya, Asmar mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional sebagai penguat komitmen bersama dalam mewujudkan Asta Cita atau delapan misi besar pembangunan nasional demi menghadirkan perubahan nyata di tengah kehidupan rakyat.(Nik)