
MERANTI,WARTAPOROS.COM –
Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, S.M., M.M., menerima kunjungan silaturahmi jajaran PLN Selatpanjang di ruang rapat Wakil Bupati, Kamis (16/04/2026).
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Meranti, di antaranya para Asisten dan Kepala Bagian. Dari pihak PLN hadir General Manager UID Riau–Kepri Didik Wicaksono, Manager Unit Pelayanan Pelanggan (UP3) Kepulauan Meranti Rony Saputra, serta jajaran lainnya.
Manager UP3 Kepulauan Meranti, Rony Saputra, menyampaikan bahwa pihaknya secara terbuka memaparkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, terutama terkait kondisi geografis Meranti yang cukup menantang.
Menurutnya, Wakil Bupati langsung merespons dengan memberikan dukungan penuh agar berbagai persoalan kelistrikan dapat segera ditindaklanjuti.
“Pak Wakil Bupati langsung mendelegasikan dan mendorong agar kendala yang ada bisa segera dieksekusi. Koordinasi di Meranti ini sangat baik dan saling mendukung,” ujarnya.
Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan PLN menjadi kunci dalam menjaga stabilitas layanan listrik, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri.
Sementara itu, Wakil Bupati Muzamil Baharudin menyampaikan apresiasi atas peningkatan pelayanan listrik, khususnya selama Ramadan hingga Idulfitri yang beririsan dengan tradisi sembahyang kubur (Ceng Beng) masyarakat Tionghoa.
Ia mengungkapkan, pada tahun-tahun sebelumnya, pemadaman listrik kerap terjadi pada waktu-waktu krusial seperti saat berbuka puasa. Namun kondisi tersebut tidak lagi terjadi tahun ini.
“Dulu sering terjadi pemadaman saat berbuka puasa. Tapi tahun ini saya tidak mendengar keluhan seperti itu dari masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Muzamil, respons cepat PLN terhadap laporan masyarakat juga patut diapresiasi. Ia mencontohkan, saat menerima keluhan dalam kegiatan safari Ramadan di kecamatan, PLN langsung melakukan penanganan pada hari berikutnya.
Selain itu, ia juga menyoroti tantangan lain seperti gangguan jaringan akibat hewan, termasuk monyet, yang kerap terjadi di beberapa wilayah seperti Pulau Merbau. Namun, masalah tersebut kini dinilai mulai teratasi.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan listrik, terutama terkait penggunaan kabel berkualitas rendah dan kebiasaan meninggalkan peralatan elektronik saat rumah kosong.
“Ini penting untuk mencegah kebakaran. Kami terus mengedukasi masyarakat agar lebih waspada dalam penggunaan listrik,” tambahnya.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan harapan agar sinergi antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus terjaga dan semakin ditingkatkan.
Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pelayanan listrik di wilayah kepulauan tersebut semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.(Nik)