Bakti Sosial AMT, Terjual 1500 Paket Semaboko Murah.

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:29:17 WIB

MERANTI,WARTAPOROS.COM – AMT(Aliansi Melayu Tionghoa Hoax) yang telah berubah nama menjadi MELATI BAJA( Melayu Tionghoa Hoa Batak Jawa) terus berbenah diri dalam upaya mengabdikan Organisasi untuk masyarakat khususnya di Kota Selatpanjang dan Meranti umumnya.



 

Dalam Bhakti Sosial awal tahun 2026 ini, sebanyak 1.500 paket sembako habis terjual dalam kegiatan Bazar Murah yang digelar Melati Baja dan Jonny Katan, Kamis (12/02/2026) siang yang  dilaksanakan dalam rangka menyambut Ramadan dan Imlek.



 

Tentunya hal ini merupakan setitik harapan bagi masyarakat disaat ekonomi sedang sulit saat ini.

Bazar Murah yang telah berlangsung selama tujuh tahun berturut-turut tersebut menjadi agenda tahunan dan melibatkan Pemuda Pancasila Kabupaten Meranti, Melayu Tionghoa Batak dan Jawa (Melati Baja), serta Jonny Katan.



 

Sebanyak 1.500 paket yang telah disalurkan melalui kupon terdiri dari beras 10 kilogram dan minyak goreng 1 liter dengan harga Rp75.000 per paket. Adapun besaran Anggaran Rp233,48 Juta, 




 

Penyaluran dibagi di dua lokasi berbeda.
Lokasi pertama dipusatkan di Posko AMT, Jalan Pembangunan II, Selatpanjang, Kecamatan Tebingtinggi, di bawah koordinasi Pendiri AMT, Hermanto alias Akiong.

Sementara itu, sebanyak 600 paket disalurkan di Desa Bandul, Kecamatan Tasik Putri Puyu, yang dipimpin Ketua Pemuda Pancasila, Sugianto alias Mas Tato.

Pendiri AMT, Hermanto Pangaribuan alias Akiong Hengki, mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat kerja sama dan dukungan sponsor sehingga menjadi agenda positif setiap tahun dalam menyambut Ramadan dan Imlek di Selatpanjang.



 

“Memang hanya 1.500 paket dan jumlahnya terbatas. Setidaknya ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Mudah-mudahan dengan doa dan dukungan dari orang tua kami H. Katan, kegiatan ini berjalan sesuai harapan bersama,”ujarnya.

Sementara itu, Joni Katan yang juga anggota DPRD Kepulauan Meranti menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah ini telah dilaksanakan selama tujuh tahun berturut-turut dalam rangka menyambut hari besar keagamaan.



 

“Semoga agenda ini tetap berjalan setiap tahunnya dan masyarakat yang menerima manfaat merasa terbantu. Ke depan akan terus kami tingkatkan untuk masyarakat, khususnya masyarakat Meranti,”katanya.

Selain pasar murah, Joni Katan juga menyebutkan pihaknya rutin melaksanakan kegiatan sosial lainnya, seperti pengobatan gratis dan sejumlah kegiatan sosial yang bertujuan membantu masyarakat.



 

“Kami juga melaksanakan berbagai agenda sosial untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan sinergi yang terjalin, silaturahmi semakin kuat dan semoga ke depan kami dapat terus berbuat lebih banyak untuk masyarakat,”ujarnya.




 

Salah seorang warga, Budi, menilai pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibanding harga pasaran.

“Beras 10 kilogram dengan harga Rp65 ribu dan minyak goreng 1 liter Rp10 ribu sangat membantu. Ini pasar paling murah menurut saya dan sebaiknya terus dilaksanakan agar masyarakat terbantu,”katanya. (*/Nik)