Bupati Meranti Buka Pelatihan PKA dan PKP

Rabu, 15 September 2021 - 16:27:06 WIB

Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Lakukan Pembukaan Kegiatan (PKA) Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti

MERANTI, WARTAPOROS.COM - 
Bupati Meranti H Muhammad Adil SH Lakukan Pembukaan Kegiatan (PKA) Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang diselenggarakan oleh (BKD) Badan Kepegawaian Daerah Tahun 2021, Selasa (14/09/21)

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati H Asmar, Sekda Meranti H Kamsol, Ketua DRPD Jack Ardiansyah, Kapolres diwakili, Danposal diwakili, Danramil 02, Ketua MUI H Mustafa serta Pejabat Eselon dilingkungan Pemkab Meranti. Adapun yang mengikuti pelatihan tersebut sekitar 40 orang di Gedung Aula Hijau.


 
Kemudian sambutan dari Kepala Badan BPSDM Joni Irwan SH MH Provinsi Riau mengatakan secara (Virtual) bahwa dalam acara tersebut bahwa, terima kasih kepada Bupati Meranti dan Wakil Bupati telah hadir dalam acara ini, dia berharap kususnya bagi pejabat legislator harus mampu memberikan pelayanan publik dan mengelola dengan baik untuk meningkatkan daya saing ke tingkat Nasional. PKA dan PKP kususnya di Riau harus harus mampu menciptakan kata kelola yang baik tentunya untuk kemajuan setiap Daerah.


 
“Kami mengharapkan kepada pejabat agar bisa meningkatkan kemapuanya dalam menguasai teknologi dan informasi, saya infokan bahwa kegiatan pelaksanaan PKA dan PKP ini adalah perdana di Provinsi Riau maka dari itu mari sama-sama kita berikan yang terbaik. Kemudian mari sama-sama kita berdo’a agar Covid-19 ini segera usai, kemudian saya ucapkan selamat mengikuti pelajaran ini dengan baik kami ucapkan terimakasih banyak, “ungkapnya Joni Irwan SH MH  Badan BPSDM Provinsi Riau.

 
Kemudian Bupati Meranti H Muhammad Adil mengatakan, Momentum penyelenggaraan pelatihan seperti ini dilaksanakan dalam sangat penting untuk rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas pejabat eselon ll dan IV agar nantinya dapat mengemban dan menyelenggarakan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan optimal. Melalui Pelatihan ini, peserta akan dan memperoleh pemahaman tentang tugas dan peranan sebagai agen pembaharuan yang memillki cara berpikir, bersikap, dan bertindak secara benar juga tepat, selalu berpihak pada kemaslahatan rakyat sebagai implementasi kepemerintahan yang baik untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat.

Kompleksitas permasalahan yang dialami Aparat pemerintahan sebagai konsekuensi atas perubahan dinamika lingkungan strategis, menuntut lahirnya aparat yang profesional, kreatif, inovatif, tangguh dan bermental pelayan. banyak yang “bangga” dengan status PNS-nya.

Tetapi dengan kebanggaannya itu malah mengikis kesadaran diri mereka sebagai aparat pelayan masyarakat, ini jangan sampai terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebuah gambaran pemahaman yang keliru, dan saya harapkan ini menjadi perhatian bukan saja para peserta diklat, tetapi juga kepada kita sekalian telah bertahun-tahun mengemban tugas yang sebagai PNS.


 
Perlu kita ketahui, bahwa dasar pelaksanaan Pembukaan Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Pegawai Negeri Sipil ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) pada ketentuan Pasal 69 ayat (3) huruf b. Dalam Undang-Undang mengamanatkan diukur undang tersebut kompetensi bahwa manajerial dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan.


 
Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara mempunyai peranan yang menentukan keberhasilan penyelenggaraaan pemerintahan dan pembangunan untuk masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan PNS yang mempunyai kompetensi yang dicerminkan dengan sikap dan perilakunya yang setia dan taat kepada negara, bermoral, bermental baik, berintegritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi politik, bersih dari praktek korupsi, kolusi dan nepotisme, serta mampu menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat sebagai unsur bangsa berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar negara republik indonesia tahun 1945, serta mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) berjumlah 40 orang dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) terdiri dari 40 0rang. MesKipun jumlah peserta untuk pelatihan ini masih berjumlah 40% dari target awal, yakni 100 orang untuk PKA dan 100 orang untuk PKP. Dikarenakan satu dan lain hal, salah satunya jadwal dari BPSDM yang sedang padat. Untuk diketahui, saat ini, BPSDM Provinsi Riau juga sedang melaksanakan golongan l angkatan 2018”, ungkapnya H Muhammad Adil SH.


 
Tersedianya SDM aparatur yang memadai di Kabupaten Kepulauan Meranti, merupakan modal utama dalam memacu akselerasi pembangunan di tengah dengan integrasi berbagai komponen yang saling mendukung, baik dari segi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, ekonomi, maupun aspek sosial dan budaya, sebagai sebuah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Diperlukan keseriusan dan komitmen yang tegas saudara yang nantinya akan administratif di daerah. menjadi aktor Meskipun penyelenggaraan pelatihan ini menggunakan metode online (e-learning) dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19.

“Saya berharap saudara-saudara dapat mengikuti dengan baik semua materi. Keikutsertaan sebagai peserta tidak hanya dilihat pada kehadiran di kelas pada setiap materi. Saya berharap panitia dapat melihat dan mengamati juga peserta yang pro-aktif dan mempunyai kesungguhan untuk memahami setiap permasalahan melalui diskusi atau kegiatan pembelajaran lainnya, terdorong mendinamisasi setiap kegiatan pembelajaran, “ungkapnya H Muhammad Adil SH.
 
“Jadilah aparat yang setiap desah nafasnya, setiap detak jantungnya, setiap ayunan langkah kakinya untuk berbuat yang terbaik bagi rakyat, sebagai aparat yang akan melanjutkan upaya pemberantasan masyarakat, seperti praktek KKN (kolusi, korupsi, dan nepotisme). perilaku yang
merugikan”, harapnya H Muhammad Adil SH.

“Diklat ini sangat perlu, saya ingatkan kembali para pejabat yang ikut pelatihan ini betul-betul mengikuti pelatihan ini,  jangan ada yang bandel, jika ada temuan BPK segera dikembalikan jika ketahuan nantik dengan saya, saya tegaskan tidak akan dilantik dan akan saya copot jabatannya nantik, saya minta bagi yang ikut hari ini tunjukan intregitasnya untuk Meranti” tegasnya H Muhammad Adil SH.

Kemudian acara secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Meranti H Muhammad Adil dan dilakukan pembacaan Doa bersama oleh Ketua MUI H Mustafa.(Adv/Nik)